Rakun adalah omnivora oportunistik, artinya mereka akan memakan apa pun yang tersedia di lingkungan mereka, dan jamur adalah salah satu pilihan tersebut. Ketika jamur berlimpah, rakun dapat mengendus dan memakannya secara rakus. Jamur bukanlah makanan pokok rakun, tetapi dapat menyediakan kelembapan dan nutrisi ketika makanan lain langka.
Karena rakun bukanlah pemakan jamur khusus, mereka tetap berisiko jika memakan varietas beracun. Selain itu, peneliti belum sepenuhnya tahu apakah rakun dapat membedakan spesies jamur yang aman dan beracun. Beberapa rakun bahkan dapat membantu menyebarkan spora jamur melalui kotorannya, yang berkontribusi pada ekosistem jamur.
Sebagai penutup, meski jamur sering kita anggap sebagai makanan manusia, ternyata banyak hewan yang juga menjadikannya bagian dari menu mereka. Namun, tidak semua jamur aman dan tidak semua hewan cocok memakannya. Karena itu, penting bagi kita untuk memahami bahwa kebiasaan makan hewan di alam adalah hasil adaptasi yang kompleks, bukan sekadar selera. Dengan mengenal lebih jauh hubungan antara hewan dan jamur, kita jadi makin menghargai betapa unik dan saling terhubungnya kehidupan di alam.
Referensi
A-Z Animals. Diakses pada Januari 2026. These Animals That Love Eating and Feasting on Mushrooms
Simply Ecologist. Diakses pada Januari 2026. From Forest Floors to Feasts: Animals That Eat Mushrooms
Susan Alexander Truffels. Diakses pada Januari 2026. From Bears to Boars: Animals That Love Mushrooms Like We Do