Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Hewan yang Tidak Memiliki Darah dalam Tubuhnya, Unik Banget!
ubur-ubur bulan asia (inaturalist.org/kkimmy)
  • Beberapa hewan seperti ubur-ubur, cacing pipih, spons laut, dan hydra mampu hidup tanpa darah berkat struktur tubuh sederhana yang mendukung pertukaran oksigen dan nutrisi secara langsung.
  • Ubur-ubur dan cacing pipih memanfaatkan difusi melalui lapisan tubuh tipis untuk menyebarkan oksigen serta nutrisi tanpa sistem peredaran darah kompleks.
  • Spons laut dan hydra mengandalkan aliran air atau rongga tubuh untuk distribusi zat penting, menunjukkan adaptasi alami luar biasa dalam mempertahankan kehidupan tanpa darah.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Sebagian besar hewan kerap menggunakan darah untuk mengangkut oksigen dan juga nutrisi ke seluruh tubuh. Namun, nyatanya di alam bebas justru terdapat berbagai makhluk hidup yang sangat unik karena dapat bertahan tanpa memiliki darah.

Hewan-hewan tanpa darah ternyata memiliki sistem biologis yang cukup berbeda, sehingga dapat mendukung kehidupan mereka. Adaptasi ini seolah menjadi bukti nyata bahwa alam memiliki berbagai mekanisme yang luar biasa dan mungkin jarang disadari oleh orang-orang.

1. Ubur-ubur

ilustrasi ubur-ubur (unsplash.com/Irina Iriser)

Ubur-ubur termasuk hewan yang tidak memiliki darah, jantung atau bahkan paru-paru. Tubuh yang dimiliki ubur-ubur sebagian besar terdiri dari air dan memiliki struktur sederhana namun tetap bisa bertahan hidup dengan baik di lautan bebas.

Oksigen diserap secara langsung melalui lapisan tubuh yang tipis tanpa perlu sistem peredaran darah, sehingga nutrisi pun bisa menyebar ke seluruh tubuh tanpa memerlukan adanya proses difusi alami. Dikarenakan struktur tubuhnya yang sangat sederhana, ubur-ubur bisa bertahan hidup dengan efisien di berbagai perairan laut.

2. Cacing pipih

Cacing pipih atau flatworm ternyata tidak memiliki darah atau bahkan sistem peredaran darah khusus di dalam tubuhnya. Tubuh yang dimiliki cacing pipih sangatlah tipis, namun memungkinkan oksigen dan juga nutrisi untuk bisa berpindah langsung antar sel yang ada.

Proses difusi seolah menjadi cara utama bagi cacing pipih untuk mempertahankan fungsi tubuhnya secara efektif. Mekanisme ini dianggap cukup efektif karena ukuran tubuhnya menjadi relatif lebih kecil dan sederhana jika dibandingkan dengan hewan lainnya.

3. Spons laut

Ilustrasi spons laut (pexels.com/James Lee)

Spons laut ternyata termasuk ke dalam hewan sederhana yang bisa hidup di dasar laut dan tidak memiliki darah. Mereka tidak memiliki organ Kompleks seperti jantung atau pembuluh darah, sebab air laut yang masuk melalui pori-pori tubuh bisa membawa oksigen dan nutrisi yang diperlukannya.

Zat-zat yang ada diserap langsung oleh sel tubuh spons, serta hewan tersebut memiliki sistem filtrasi alami yang sangatlah efisien. Kemampuan ini bisa membantu spons laut untuk bertahan hidup di kondisi lingkungan laut selama jutaan tahun tanpa mengalami masalah.

4. Hydra

Hydra merupakan hewan kecil air tawar yang tidak memiliki darah atau bahkan sistem sirkulasi di dalam tubuhnya. Tubuh yang dimiliki hydra terdiri dari lapisan sederhana yang dapat memungkinkan pertukaran zat terjadi secara langsung, termasuk oksigen yang masuk melalui permukaan tubuh dan nutrisi yang didistribusikan lewat rongga tubuh.

Struktur yang ada ternyata cukup untuk bisa memenuhi kebutuhan hidup hydra yang ukurannya sangatlah kecil. Selain unik karena memang tidak memiliki darah, nyatanya hydra terkenal karena kemampuan regenerasi yang cepat dan mampu memperbaiki bagian tubuhnya yang rusak.

Keberadaan hewan yang tidak memiliki darah seolah menunjukkan bahwa kehidupan bisa berkembang bahkan dengan cara yang berbeda dan unik. Hewan-hewan di atas memiliki sistem biologis yang sederhana, namun sangat efektif untuk bisa bertahan hidup. Fakta ini membuktikan bahwa alam menyimpan berbagai keajaiban yang masih terus dipelajari oleh manusia hingga saat ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team