Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
7 Ikan yang Bisa Berkamuflase Seperti Bunglon, Ahli Menyamar
ilustrasi stonefish (pixabay.com/Wildfaces)
  • Artikel ini mengulas tujuh jenis ikan laut yang memiliki kemampuan berkamuflase luar biasa, meniru warna, pola, dan tekstur lingkungan untuk bertahan hidup dari predator maupun menangkap mangsa.
  • Beberapa spesies seperti frogfish, gurita mimik, ikan terompet, hingga stonefish menunjukkan strategi penyamaran unik—mulai dari meniru bentuk makhluk lain hingga menyatu sempurna dengan karang atau pasir laut.
  • Kemampuan kamuflase ini menggambarkan keajaiban adaptasi evolusi di lautan serta pentingnya menjaga ekosistem bawah laut yang penuh keanekaragaman dan keseimbangan alami.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Siapa sangka, kemampuan menyamar dan berubah warna bukan hanya milik bunglon di darat? Di bawah permukaan laut, ada banyak ikan yang mampu berkamuflase dengan cara yang tak kalah menakjubkan. Dalam hitungan detik, tubuh mereka bisa menyesuaikan warna, pola, bahkan tekstur kulit agar menyatu dengan lingkungan sekitar. Kemampuan ini bukan sekadar trik visual, melainkan strategi bertahan hidup yang cerdas untuk menghindari predator sekaligus menyergap mangsa tanpa terdeteksi.

Melalui artikel ini, kita akan mengenal berbagai ikan yang bisa berkamuflase seperti bunglon, bagaimana mekanisme perubahan warna itu terjadi, serta alasan ilmiah di balik kemampuan luar biasa tersebut. Dunia bawah laut ternyata menyimpan kisah adaptasi yang jauh lebih kompleks dan menakjubkan daripada yang kita bayangkan.

1. Frogfish

Dengan sekitar 46 spesies, frogfish dapat ditemukan di hampir semua samudra tropis dan subtropis di seluruh dunia. Namun, mereka sangat sulit ditemukan karena pandai berkamuflase dan beradaptasi dengan lingkungannya. Alasannya adalah mereka mampu mengambil berbagai warna selama siklus hidup mereka. Agar tidak menonjol dari lingkungan sekitarnya, mereka biasanya bergerak sangat lambat, berbaring diam menunggu mangsa, dan menyerang dengan sangat cepat.

2. Gurita mimik

Gurita mimik adalah gurita yang mampu meniru banyak makhluk laut lainnya. Mereka melakukan ini agar tidak diganggu oleh predator mereka. Contoh makhluk yang ditiru adalah ular laut, ikan singa, ubur-ubur, bintang laut rapuh, dan beberapa lainnya. Gurita cokelat dengan garis atau bintik putih ini, yang membantu mereka berbaur dengan baik di lingkungan sekitarnya, dapat ditemukan di Asia Tenggara.

3. Ikan terompet

ilustrasi ikan terompet atau trumpetfish (commons.wikimedia.org/Ahmed Abdul Rahman)

Ikan ini sangat hebat dalam menyelinap mendekati mangsa yang tidak curiga. Ikan terompet mampu berenang secara vertikal dengan ritme bergoyang, berbaur di antara batang-batang tanaman laut untuk membuat diri mereka tampak seperti tongkat terapung atau cabang yang bergoyang. Ikan kecil dan udang, makanan favorit ikan terompet, kemudian lengah ketika mereka menukik dan menghisapnya.

Mereka juga menggunakan taktik yang disebut "mengintai bayangan". Triknya adalah mengikuti spesies lain dengan dekat, seperti hogfish dan lobster, tetapi tetap berada di luar pandangan mereka – mengarahkan ikan terompet ke mangsa lebih lanjut sebelum yang lain dapat menyerang. Licik, ya?

4. Reef stonefish

Reef stonefish atau ikan batu karang bukan hanya salah satu ikan paling berbisa di dunia, tetapi juga ahli penyamaran yang cerdik. Ditemukan di perairan dangkal wilayah Indo-Pasifik, ikan ini hidup di dasar terumbu karang, menyamarkan diri sebagai batu atau karang, sehingga mereka tidak terdeteksi oleh mangsa, predator, dan bahkan penyelam manusia!

Penyamaran mereka sangat akurat, beberapa ikan batu karang bahkan terbukti memiliki alga yang tumbuh di tubuhnya. Di sini, mereka duduk diam, dengan sabar menunggu berjam-jam hingga udang dan ikan kecil lainnya yang tidak curiga lewat untuk mencari makanan. Dengan menggunakan sirip dada mereka yang besar, ikan batu juga mampu mengubur diri di pasir untuk menyamarkan diri. 

5. Tasselled anglerfish

Tasselled anglerfish adalah contoh klasik spesies yang sangat selaras dengan fungsi utamanya: makan. Makhluk-makhluk aneh di kedalaman laut ini mudah disalahartikan sebagai karang berkat warna oranye dan tonjolan seperti tumbuhan. Ini semua menjadikan anglerfish sebagai ahli penyamaran sejati.

Ikan angler juga memiliki trik lain untuk menipu mangsanya. Duri punggungnya berujung dengan tonjolan seperti batang, yang bersinar untuk memikat mangsa. Dan, begitu korbannya cukup bingung, anglerfish akan langsung melahap mereka dengan mulutnya yang besar. Anglerfish mampu menelan ikan, moluska, dan krustasea secara utuh.

6. Ghost pipefish

ilustrasi ghost pipefish (commons.wikimedia.org/Elias Levy)

Ghost pipefish adalah ikan yang aneh dan tampak rapuh yang bersembunyi di antara rumput laut, kipas laut, atau krinoid. Ia hanyut mengikuti arus, meniru bentuk dan warna alga atau bintang bulu dengan sempurna. Sama seperti ikan terompet, ghost pipefish sering terlihat dengan kepala mengarah ke bawah, menunggu untuk menghisap mangsa yang lewat. 

7. Stonefish

Ikan batu menghuni terumbu karang dan puing-puing di Indo-Pasifik. Mereka sangat sulit dideteksi, berbaur sempurna dengan bebatuan, karang mati, dan permukaan yang tertutup alga. Ikan ini terkenal sebagai salah satu ikan paling berbisa di dunia.

Kemampuan ikan berkamuflase membuktikan bahwa alam selalu punya cara unik untuk menjaga keseimbangan kehidupan. Dari perubahan warna yang halus hingga penyamaran yang nyaris sempurna, setiap spesies menunjukkan betapa luar biasanya proses evolusi bekerja. Semakin kita memahaminya, semakin kita sadar bahwa lautan bukan hanya luas, tetapi juga penuh keajaiban yang patut dijaga dan dihargai.

Referensi

Dragon Dive Komodo. Diakses pada Februari 2026. Top 10 Masters of Marine Camouflage
Dune Liveaboard Diving. Diakses pada Februari 2026. Sea Creatures’ Most Amazing Camouflage
Tynemouth Aquarium. Diakses pada Februari 2026. 8 Clever Fish Species That Use Camouflage to Survive in the Ocean

Editorial Team