Buah kelapa (commons.wikimedia/Filo Gen)
Air kelapa yang selama ini sering kita nikmati ternyata hasil dari penyaringan dan proses panjang yang jarang diketahui. Air kelapa berasal dari endosperm, yakni bagian yang terdapat dalam biji pohon kelapa. Saat endosperm terbentuk, bagian sisinya berubah menjadi daging buah kelapa. Bagian tenganya bertugas memproduksi air.
Endospem tersebut kemudian memanfaatkan osmosis untuk menyerap air atau udara di sekitarnya. Udara yang diserap ini mengalami proses penyaringan alami melalui proses osmosis di dalam buah kelapa. Proses inilah yang membuat udara menjadi murni dan steril sebelum akhirnya terkumpul di dalam buah. Osmosis sendiri merupakan proses dimana molekul air berpindah dari larutan dengan konsentrasi rendah menuju konsentrasi tinggi.
Cara tersebutlah yang membuat air dalam tanah dapat jangkau akar pohon kelapa dan terkumpul di dalam endosperm. Air kemudian diserap dan diproses sehingga membentuk cairan yang segar dan kaya nutrisi.