Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kenapa Garam Jadi Bahan Modifikasi Cuaca
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali melaksanakan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) (Dok. Bpbd DKI)

Intinya sih...

  • Garam dipilih sebagai bahan modifikasi cuaca karena mampu mempercepat proses kondensasi.

  • Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) mempercepat proses hujan alami melalui penyemaian partikel ke dalam awan.

  • Tujuan utama TMC adalah mem-premature-kan hujan di wilayah target, misalnya untuk mengurangi intensitas hujan di daerah tertentu.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Hujan lebat yang mengguyur wilayah Jabodetabek beberapa hari terakhir telah memicu ancaman serius, seperti banjir dan bencana hidrometeorologi lainnya. Menanggapi kondisi cuaca ekstrem ini, BMKG bekerja sama dengan TNI AU dan BPBD DKI Jakarta melakukan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk mengalihkan potensi curah hujan tinggi agar tidak jatuh di area pemukiman padat penduduk.

Dalam operasi tersebut, pesawat Casa 212 disiagakan untuk menyebarkan bahan semai berupa NaCl atau garam dapur ke dalam awan potensial. Namun, kenapa garam jadi bahan modifikasi cuaca? Garam memiliki kemampuan mempercepat proses kondensasi sehingga hujan bisa terbentuk lebih cepat. Untuk lebih jelasnya, simak cara kerjanya berikut.

1. Kenapa garam jadi bahan modifikasi cuaca?

Garam atau Natrium klorida (NaCl) dipilih sebagai bahan utama dalam modifikasi cuaca karena bersifat higroskopis, yaitu mampu menarik uap air di sekitarnya. Partikel garam ini berfungsi sebagai inti kondensasi awan yang mempercepat terbentuknya tetesan air melalui proses kondensasi atau perubahan wujud uap menjadi cair. Dengan menyemai garam ke awan, tetesan-tetesan uap air akan cepat bertumbukan dan bergabung (koalesensi) sehingga terbentuk tetesan hujan besar hingga akhirnya jatuh ke permukaan lebih cepat daripada proses alami.

Strategi ini sangat penting untuk mengendalikan cuaca ekstrem, seperti yang diterapkan saat ini di wilayah Jabodetabek. Penyemaian dilakukan pada awan-awan yang masih berada di laut sebelum bergerak ke daratan sehingga hujan deras yang berpotensi menimbulkan banjir bisa terjadi lebih awal di laut. Selain itu, proses ini juga menghambat pertumbuhan awan baru di daratan agar tidak berkembang optimal. Dengan cara ini, intensitas hujan di daratan lebih terkendali dan risiko bencana akibat curah hujan tinggi dapat dikurangi.

2. Cara kerja modifikasi cuaca

ilustrasi cuaca ekstrem (pexels.com/Brett Sayles)

Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan dapat mempercepat proses hujan alami melalui penyemaian partikel ke dalam awan. Langkah pertama dalam operasi TMC adalah memantau awan yang berpotensi menurunkan hujan. Biasanya awan yang kaya uap air tetapi belum cukup padat.

Setelah awan target terdeteksi, garam atau partikel higroskopis lainnya disemaikan ke awan, baik menggunakan pesawat maupun dari darat. Partikel-partikel ini bertindak sebagai inti kondensasi, menyerap uap air di sekitarnya dan membentuk tetesan air kecil. Proses penggabungan tetesan atau koalesensi ini membuat tetesan air semakin besar hingga cukup berat untuk menembus arus naik di awan dan jatuh ke permukaan sebagai hujan. Dengan cara ini, TMC bisa “memicu" awan hujan yang sudah ada agar turun di lokasi tertentu.

Menurut Koordinator Laboratorium Pengelola Teknologi Modifikasi Cuaca Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Budi Harsoyo, tujuan utama TMC adalah mem-premature-kan hujan di wilayah target, misalnya mengurangi intensitas hujan di daerah tertentu atau mengisi waduk saat musim hujan. Namun, TMC tidak bisa “menciptakan hujan dari nol” jika tidak ada potensi awan.

Itulah ulasan mendalam kenapa garam jadi bahan modifikasi cuaca yang faktanya berperan penting dalam meredam cuaca ekstrem. Semoga artikel ini bisa menjawab rasa penasaranmu!

FAQ seputar kenapa garam jadi bahan modifikasi cuaca

Kenapa garam digunakan dalam modifikasi cuaca?

Garam bersifat higroskopis, sehingga dapat menarik uap air dan mempercepat terbentuknya hujan.

Jenis garam apa yang digunakan untuk TMC?

Natrium klorida (NaCl) dalam bentuk bubuk halus atau kemasan suar.

Bagaimana garam membantu terbentuknya hujan?

Garam bertindak sebagai inti kondensasi, membuat tetesan uap air bergabung (koalesensi) menjadi hujan lebih cepat.

Referensi

"Mengenal Teknologi Modifikasi Cuaca, Berawal untuk Pertanian Kini Berperan dalam Mitigasi Bencana". BRIN. Diakses Januari 2026.
"Harnessing the Skies: The Science of Salt Cloud Seeding in India". Reinste. Diakses Januari 2026.
"Cloud Seeding". Water Corporation. Diakses Januari 2026.
Sibarani, R. M., Wirawan, D., Nuryanto, S., Purwadi, Pramana, R., & Harsoyo, B. (2023). Kajian Dampak Penggunaan Bahan Semai Powder NaCl pada Kegiatan Teknologi Modifikasi Cuaca Terhadap Kualitas Air. Jurnal Sains & Teknologi Modifikasi Cuaca, 24(1), 43–54.

Editorial Team