Dalam kecelakaan yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi, banyak orang memperhatikan perbedaan tingkat kerusakan kedua kereta tersebut. Salah satu hal yang paling sering ditanyakan ialah kenapa KRL terlihat lebih ringsek dibandingkan KA jarak jauh. Padahal, keduanya sama-sama mengalami benturan dalam insiden yang sama.
Perbedaan ini sebenarnya berkaitan dengan desain dan fungsi masing-masing jenis kereta. Beragam faktor, seperti berat rangkaian, material, dan kecepatan saat kejadian, ikut memengaruhi dampak kerusakan. Adapun, berikut penjelasan ilmiah yang bisa membantu memahami kenapa hanya KRL yang ringsek parah dalam kecelakaan di Stasiun Bekasi.
