seorang wanita yang menggendong kucing dengan aman (commons.wikimedia.org/Mel Elías mieldalabeja)
Oke, kita sudah tahu soal scruffing dan alasan mengapa kita sebaiknya tidak melakukan hal tersebut pada kucing dewasa. Lantas, bagaimana jika kita sedang ada dalam skenario dimana kita harus memindahkan kucing dewasa dengan aman tanpa menyakiti mereka? Tenang, ada beberapa jawaban untuk masalah ini, kok.
Jika kucing itu adalah peliharaan sendiri, ada beberapa cara mengangkat kucing yang lebih dianjurkan. Dilansir International Cat Care, kamu bisa mengangkat mereka seperti sedang menggendong bayi. Misalnya, gendong di punggung, posisi gendong tuan putri di depan, dan menahan tubuh kucing pada bagian dada dan panggul.
Proses menggendong lebih baik mengikuti kemauan atau posisi nyaman dari kucing itu sendiri agar mereka tidak merasa seperti sedang terkungkung. Gerakan menggendong yang lembut ini tentu akan membuat kucing jauh lebih nyaman sehingga rasa sakit, stres, ataupun keinginan menyerang seseorang dapat dihindari.
Sebelum mencoba menggendong kucing, perhatikan juga tanda-tanda pada perilaku mereka. Sebab, ada beberapa perilaku yang menunjukkan kalau kucing sebenarnya tidak ingin diangkat manusia. Dilansir Catster, perilaku tersebut antara lain, meratakan telinga, menegakkan ekor, pupil mata melebar, mencoba kabur saat diangkat, tubuh menjadi kaku, detak jantung berlebih, hingga mendengus atau mendesis keras. Kalau kucing sudah menunjukkan tanda-tanda tersebut, lebih baik urungkan niat untuk mengangkat mereka.
Kemudian, bagaimana cara kita memindahkan kucing liar yang tidak begitu biasa bersentuhan dengan manusia? Jawabannya mudah, yaitu jangan coba mengangkat mereka. Cukup panggil kucing liar itu atau pancing dengan makanan supaya mereka pergi ke tempat yang kita inginkan atau menyingkirkan mereka dari tempat berbahaya (semisal tengah jalan). Adapun, mengangkat kucing liar hanya dilakukan sebagai langkah terakhir kalau cara-cara tersebut tidak membuahkan hasil.
Dari penjelasan di atas, pastinya kita belajar kalau posisi diam tak bergerak kucing dewasa saat kulit tengkuk mereka dipegang bukan berarti respons nyaman mereka saat diangkat dengan cara demikian. Kalau kamu masih sering melakukan scruffing pada kucing di sekitar, lebih baik segera tinggalkan kebiasaan tersebut, ya.
Kenapa kucing bereaksi seperti itu saat dipegang tengkuknya? | Pada anak kucing, tindakan menggigit tengkuk oleh induk memicu refleks saraf yang membuat tubuh anak kucing diam sehingga mudah dipindahkan. Respons ini dikenal sebagai refleks fleksor. Namun pada kucing dewasa, perilaku diam lebih sering menandakan bahwa mereka merasa tak berdaya, takut, atau terancam, bukan nyaman. |
Apakah kucing dewasa merasakan hal yang sama dengan anak kucing saat scruffing? | Tidak, refleks alami itu hilang setelah beberapa minggu pertama kehidupan. Pada kucing dewasa, diam saat tengkuk dipegang biasanya tanda stres atau rasa tidak punya kontrol, bukan respons relaks. |
Bagaimana cara memindahkan atau menggendong kucing yang lebih aman? | Cara yang lebih aman adalah menggendong kucing dengan kedua tangan, satu di bawah dada dan satu di bawah panggul, atau menggunakan kain/towel untuk membungkusnya jika perlu, sehingga mereka merasa lebih aman dan tidak stres. |