Sebuah komet yang melintas cepat di Tata Surya membuat para ilmuwan tercengang setelah menunjukkan perilaku yang belum pernah diamati sebelumnya. Saat mendekati Matahari pada awal 2017, komet 41P/Tuttle–Giacobini–Kresák, yang memiliki periode orbit sekitar 5,4 tahun, tiba-tiba mengalami perlambatan rotasi hingga nyaris berhenti, sebelum diduga berputar kembali ke arah sebaliknya.
Menurut astronom David Jewitt dari University of California, Los Angeles, fenomena perubahan arah putaran ini sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya asing pada komet. Namun, kecepatan dan skala perubahan yang terjadi pada komet ini terbilang ekstrem. Ini menjadikannya salah satu kasus paling misterius yang pernah diamati dalam studi objek es di luar angkasa.
