Sepanjang sejarah, bangunan ibadah kerap menjadi saksi perubahan zaman, kekuasaan, dan peradaban. Di sejumlah wilayah, terutama Eropa dan kawasan Mediterania, terdapat bangunan yang awalnya didirikan sebagai gereja, lalu beralih fungsi menjadi masjid. Perubahan tersebut tidak menghapus jejak masa lalu karena banyak unsur arsitektur aslinya tetap dipertahankan hingga sekarang.
Keunikan inilah yang membuat bangunan-bangunan tersebut menarik untuk ditelusuri. Kubah megah, lengkungan khas, hingga ornamen dindingnya merekam pertemuan dua tradisi arsitektur dalam satu ruang yang sama. Lalu, masjid mana saja yang pernah menjadi gereja dan masih menjaga warisan arsitekturnya hingga kini? Yuk, simak pembahasannya berikut ini.
