ilustrasi daun mint (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)
Perusahaan menggunakan efek mentol ini untuk menciptakan dimensi lain pada rasa dan sensasi produk mereka.
Mentol ditambahkan ke pasta gigi dan permen karet untuk menciptakan sensasi segar dan dingin yang menandakan "kebersihan", serta ke permen batuk untuk menciptakan sensasi saluran napas yang terbuka.
Mentol tidak secara fisik menyebabkan pelebaran saluran napas–ia hanya meningkatkan sensitivitas dan sensasi dingin di saluran napas, sehingga terasa seolah-olah lebih banyak udara yang keluar masuk.
Mentol juga dapat mendinginkan kulit melalui reseptor yang sama. Itulah mengapa mentol sering ditambahkan ke krim topikal yang dirancang untuk meredakan nyeri.
Sensasi dingin mentol juga dapat bertindak sebagai penghilang iritasi, di mana mentol mengaktifkan reseptor nyeri di kulit yang menyebabkan iritasi, lalu menonaktifkannya, dapat mengurangi nyeri yang mendasarinya.
Studi telah menunjukkan bahwa mentol topikal dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk nyeri akibat kram otot, nyeri neuropatik terkait pengobatan kanker, dan migrain.
Penggunaan mentol dalam produk kemungkinan akan semakin umum di masa depan. Saat merasakan sensasi pendinginan yang tidak terduga dari makanan, minuman, atau krim, daftar bahan akan memberitahu akan memberi tahu ada mentol yang berperan dalam hal tersebut.