Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi Sering Sikat Gigi (pexel, foto by Cottonbro studio)
Ilustrasi menyikat gigi (Pexel/Cottonbro studio)

Intinya sih...

  • Mentol pada pasta gigi dan permen karet menciptakan sensasi dingin dengan menipu otak untuk mendeteksi dingin, meningkatkan efeknya saat minum air atau menghirup udara.

  • Perusahaan menggunakan efek mentol untuk menciptakan dimensi lain pada rasa dan sensasi produk mereka, seperti menciptakan sensasi saluran napas yang terbuka pada permen batuk.

  • Mentol juga dapat mendinginkan kulit melalui reseptor yang sama, serta bertindak sebagai penghilang iritasi dan pengobatan yang efektif untuk nyeri akibat kram otot, nyeri neuropatik terkait pengobatan kanker, dan migrain.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Setelah menyikat gigi, kita selalu disajikan sensasi segar dari rasa mint. Saat minum, airnya juga akan terasa sangat dingin dan napas menjadi lebih segar. 

Sebenarnya apa yang telah pasta gigi lakukan pada mulut? Dan apakah ini bisa menjadi trik untuk membuat penggunanya merasa lebih sejuk saat benar-benar membutuhkannya?

Menipu otak

Mentol, senyawa alami yang berasal dari tanaman mint adalah bahan dalam pasta gigi yang menciptakan sensasi dingin.

Mentol mengaktifkan reseptor TRPM8 pada ujung saraf di mulut, sama dengan reseptor yang bertanggung jawab untuk mendeteksi dingin. Jadi, mentol pada dasarnya menipu otak untuk mendeteksi dingin, sama seperti cabai menipu otak untuk mendeteksi panas.

Hal ini dilakukan dengan mengikat reseptor TRPM8 dan mengubah bentuknya, memungkinkan kalsium masuk dan memicu sinyal ke otak yang diinterpretasikan sebagai sensasi dingin.

Ketika minum air atau menghirup udara dengan mentol di mulut, mentol menyebar ke seluruh area dan lebih banyak reseptor diaktifkan, meningkatkan efeknya.

Reseptor-reseptor ini kini terbuka dan siap mendeteksi dingin, sehingga cairan atau udara yang sedikit dingin akan terasa lebih dingin dari yang sebenarnya. 

Terdapat di beberapa produk

ilustrasi daun mint (pexels.com/ROMAN ODINTSOV)

Perusahaan menggunakan efek mentol ini untuk menciptakan dimensi lain pada rasa dan sensasi produk mereka.

Mentol ditambahkan ke pasta gigi dan permen karet untuk menciptakan sensasi segar dan dingin yang menandakan "kebersihan", serta ke permen batuk untuk menciptakan sensasi saluran napas yang terbuka. 

Mentol tidak secara fisik menyebabkan pelebaran saluran napas–ia hanya meningkatkan sensitivitas dan sensasi dingin di saluran napas, sehingga terasa seolah-olah lebih banyak udara yang keluar masuk.

Mentol juga dapat mendinginkan kulit melalui reseptor yang sama. Itulah mengapa mentol sering ditambahkan ke krim topikal yang dirancang untuk meredakan nyeri.

Sensasi dingin mentol juga dapat bertindak sebagai penghilang iritasi, di mana mentol mengaktifkan reseptor nyeri di kulit yang menyebabkan iritasi, lalu menonaktifkannya, dapat mengurangi nyeri yang mendasarinya.

Studi telah menunjukkan bahwa mentol topikal dapat menjadi pengobatan yang efektif untuk nyeri akibat kram otot, nyeri neuropatik terkait pengobatan kanker, dan migrain.

Penggunaan mentol dalam produk kemungkinan akan semakin umum di masa depan. Saat merasakan sensasi pendinginan yang tidak terduga dari makanan, minuman, atau krim, daftar bahan akan memberitahu akan memberi tahu ada mentol yang berperan dalam hal tersebut.

Editorial Team