Sapi (pexels.com/Samuel Walker)
Bagi peternak sapi, salah satu indikator sapi yang sehat adalah rajinnya mereka mengunyah cud. Sapi yang santai, cukup makan, dan tidak stres cenderung memamah biak secara teratur setelah makan. Sebaliknya, sapi yang jarang mengunyah bisa menandakan masalah kesehatan.
Saat sakit, stres, atau mengalami gangguan nutrisi, frekuensi mengunyah sapi akan menurun. Tak heran, beberapa peternakan modern memakai sensor khusus demi memantau aktivitas ruminasi. Dari pola mengunyah saja, kondisi sapi dapat diperkirakan.
Jadi, lain kali ketika melihat sapi “mengunyah angin”, kamu sudah tahu kan apa yang sebenarnya terjadi? Itu bukan kebiasaan aneh, melainkan bukti tubuhnya bekerja dengan baik.
Sumber Referensi :
Braun, U., Zürcher, S., & Hässig, M. (2015). Evaluation of eating and rumination behaviour in 300 cows of three different breeds using a noseband pressure sensor. BMC veterinary research, 11(1), 231.
Petrovski, K. R., Cusack, P., Malmo, J., & Cockcroft, P. (2022). The value of ‘cow signs’ in the assessment of the quality of nutrition on dairy farms. Animals, 12(11), 1352.
Apa yang sebenarnya dilakukan sapi saat mulutnya terus bergerak padahal tidak ada makanan? | Sapi sedang melakukan proses yang disebut memamah biak (rumination). Ini adalah perilaku alami di mana mereka mengeluarkan kembali makanan yang sudah ditelan sebagian ke dalam mulut untuk dikunyah kembali. |
Bagaimana sistem pencernaan sapi berbeda dengan manusia? | Sapi memiliki perut khusus yang terbagi menjadi empat ruang: rumen, retikulum, omasum, dan abomasum. Rumen berfungsi sebagai tempat fermentasi awal yang sangat besar, di mana makanan akan dimuntahkan kembali untuk dikunyah ulang dari sana. |
Apakah perilaku memamah biak merupakan tanda sapi itu sehat? | Ya. Sapi yang memamah biak dengan tenang dan teratur menandakan bahwa sistem pencernaannya berfungsi dengan baik. Jika sapi berhenti memamah biak, itu bisa menjadi indikasi bahwa mereka sedang sakit atau mengalami gangguan pencernaan. |