ilustrasi Mikania micrantha (wikimedia.org/Dinesh Valke)
Mengutip Global Invasive Species Database, Mikania micrantha menjadi gulma (tumbuhan pengganggu) teh di India dan Indonesia serta gulma karet di Sri Lanka dan Malaysia. Selain itu, juga menyebabkan masalah serius pada tanaman kelapa, sukun, pisang, kakao, dan kelapa sawit.
Tanaman ini tumbuh dengan kecepatan yang mengkhawatirkan (sekitar 27 milimeter per hari) dan akan melilit penyangga vertikal apa pun, termasuk tumbuhan lain, dinding, atau pagar. Caranya merusak tanaman lain adalah dengan mencekik atau membatasi akses cahaya.
Pengendalian Mikania micrantha sulit dilakukan karena tanaman baru bisa tumbuh dari potongan kecil batang. Bahkan, satu tanaman bisa menutupi area seluas 25 meter persegi dalam beberapa bulan dan menghasilkan 20.000 hingga 40.000 biji matang per musim.