Pada awal abad 20, Kesultanan Utsmaniyah yang juga dikenal sebagai Turki, telah kehilangan kejayaannya. Wilayah kekuasaannya menyusut drastis setelah kehilangan daerah-daerah penting. Meski begitu, posisi strategis Turki tetap menjadi perhatian dunia, terutama saat Perang Dunia I pecah pada 1914.
Meskipun awalnya tidak ada negara yang ingin bersekutu dengan Turki, Kesultanan Utsmaniyah akhirnya bergabung dengan Blok Sentral pada Perang Dunia I. Hal ini terjadi setelah Kesultanan Utsmani bersekutu dengan Kekaisaran Jerman. Aliansi ini membawa Turki ke dalam konflik besar yang mengubah sejarah, terutama melalui pertempuran di Gallipoli.
