Agama Kristen mendominasi sejarah dan banyak budaya selama ribuan tahun lamanya. Jadi, jika ada sesuatu yang menyimpang dari ajarannya, tentu saja hal ini membuat geram umat Kristen. Contohnya saja adanya Satanisme.
Kamu mungkin sering mendengar istilah ini setelah dipublikasikannya Epstein Files. Yap, dalam dokumen kasus perdagangan Jeffrey Epstein ini rupanya menguak kultus ritual yang berkaitan dengan Satanisme dari para elit global. Awalnya hanya teori konspirasi, tapi hal ini dianggap benar adanya.
Sejujurnya, Satanisme ditakuti karena kultus ritual mereka yang di luar akal sehat. Jubah hitam yang mereka kenakan juga identik dengan aksi-aksi jahat mereka, khususnya saat mengontrol sistem pemerintahan. Di samping itu, konsep kejahatan yang bertentangan dengan ajaran Tuhan ini sudah ada lebih dari 500 tahun sebelum kehadiran Yesus, seperti yang dijelaskan World History Encyclopedia. Namun, kenapa ada orang yang menyembah figur jahat seperti itu, ya?
Ternyata, sejarah Satanisme itu sangat rumit dan berbelit-belit, mirip seperti sejarah dari Setan itu sendiri. Sejarahnya membentang selama berabad-abad dan punya banyak sekali interpretasi, atau hampir sebanyak jumlah penganut Satanisme saat ini. Nah, berikut ini kita akan membahas sejarah Satanisme.
