ilustrasi snow moon (pexels.com/Dan Hadley)
Snow moon adalah bulan purnama yang berdampak pada Bumi dengan cara yang sama seperti fase purnama lainnya, termasuk pasang surut air laut yang lebih tinggi. Dilansir NASA, gaya gravitasi Bulan saat purnama menarik massa air Bumi lebih kuat sehingga memicu pasang maksimum atau spring tide. Kondisi ini dapat meningkatkan risiko banjir rob di wilayah pesisir, terutama jika bertepatan dengan cuaca ekstrem atau angin kencang.
Meski sering dikaitkan dengan berbagai mitos, NASA menjelaskan bahwa bulan purnama, termasuk snow moon, tidak secara langsung memicu bencana alam atau perubahan perilaku manusia. Dampaknya lebih bersifat fisik dan alami, seperti pengaruh pada siklus laut serta stabilitas rotasi Bumi dalam jangka panjang. Jadi, snow moon tetap fenomena langit yang cantik dan aman untuk diamati dengan mata telanjang.
Selain snow moon, bulan purnama Februari juga dikenal dengan sebutan lain di berbagai wilayah. Dalam Almanak Petani Tua, purnama ini kerap disebut hunger moon karena sulitnya sumber makanan pada puncak musim dingin, terutama di Eropa dan Amerika Utara. Ada pula yang menyebutnya storm moon, merujuk pada cuaca ekstrem dan badai salju yang sering terjadi pada Februari. Unik, ya?