Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
rusa babi india
rusa babi india (commons.wikimedia.org/Rohit Sharma)

Intinya sih...

  • Pudu merupakan rusa terkecil dengan tinggi tak lebih dari 30 centimeter, hidup soliter, dan herbivor.

  • Rusa jarum kecil memiliki bobot maksimal hanya sekitar 20 kilogram, merupakan spesies terancam punah asli Amerika Selatan.

  • Rusa babi india memiliki tinggi sekitar 60-70 centimeter, bobot maksimal 50 kilogram, dan bisa menghindari predator dengan mudah.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Di hutan Asia terdapat mamalia berwarna cokelat berbadan ramping dengan tanduk mencuat. Namanya adalah rusa, yaitu nama yang merujuk pada mamalia dari famili Cervidae. Ukuran rusa terbilang cukup besar, bahkan beberapa spesies seperti rusa sambar jauh lebih berat dari manusia. Namun, di tengah kepadatan spesies berukuran besar tak sedikit rusa yang berukuran kecil.

Beberapa di antaranya juga menyandang gelar sebagai rusa terkecil di dunia. Di posisi pertama ada pudu yang tingginya tak lebih dari 30 centimeter. Tak kalah mungil, bobot rusa jarum kecil hanya sekitar 20 kilogram. Adapun, kijang air memanfaatkan tubuh kecilnya untuk berenang. Agar wawasanmu bertambah, mari kita ulik semua rusa tersebut secara rinci dan mendalam.

1. Pudu

pudu (commons.wikimedia.org/Frédéric BISSON)

Sejatinya nama pudu tidak merujuk ke satu spesies. Sebaliknya nama tersebut merujuk pada rusa yang berasal dari genus Pudu. Dilansir Britannica, pudu merupakan salah satu rusa terkecil dengan tinggi yang tak lebih dari 30 centimeter. Badannya kecil, tubuhnya berwarna gelap, dan telinganya lebar membulat. Pudu sendiri dibagi menjadi dua spesies, yaitu Pudu puda dan Pudu mephistophiles.

Keduanya merupakan satwa asli Amerika Selatan dan bisa dijumpai di hutan, pegunungan, hingga area pesisir. Di alam liar, pudu dikategorikan sebagai hewan soliter yang hidup menyendiri. Sayangnya perilaku hewan ini tidak terlalu dipahami akibat habitatnya yang sulit dijangkau. Sama seperti spesies rusa lain, pudu merupakan herbivor yang sangat suka memakan rerumputan hingga buah-buahan.

2. Rusa jarum kecil

Dilansir Animalia, bobot maksimal hewan dengan nama ilmiah Mazama nana ini hanya sekitar 20 kilogram. Tentunya ukuran tersebut sangat kecil karena rusa lain punya bobot yang lebih dari 50 kilogram. Sama seperti pudu, rusa jarum kecil merupakan hewan asli Amerika Selatan. Sayangnya ia merupakan spesies terancam punah yang populasinya sangat terancam. Tak cuma itu, terkadang hewan ini juga melakukan perkawinan silang dengan spesies rusa lain, yaitu Mazama americana. Sayangnya hanya sedikit yang diketahui mengenai hewan mungil ini.

3. Rusa babi india

rusa babi india (commons.wikimedia.org/Shadow Ayush)

Seperti namanya, Axis porcinus atau rusa babi india berasal dari wilayah India dan sekitarnya. Sesuai namanya, hewan ini memiliki gerakan yang mirip dengan babi hutan. Saat berjalan di hutan ia akan menurunkan kepalanya agar tak terlihat oleh predator. Ditambah dengan badannya yang kecil, rusa babi india bisa menghindari predator dengan sangat mudah.

Laman Thai National Parks menjelaskan kalau tinggi hewan ini sekitar 60-70 centimeter dan bobot maksimalnya hanya 50 kilogram. Tanduknya melengkung, ramping, dan punya ujung yang runcing. Secara umum ia hidup menyendiri, tapi di beberapa kesempatan terkadang rusa ini juga bisa berkelompok. Terakhir ia menjadi mangsa yang potensial bagi berbagai predator seperti harimau, macan tutul, dan sanca bodo.

4. Kijang air

kijang air (commons.wikimedia.org/William Warby)

Dilansir iNaturalist, Hydropotes inermis atau kijang air memiliki dua keunikan. Pertama ia merupakan perenang andal yang mampu berenang hingga beberapa kilometer. Mengandalkan kemampuan tersebut, rusa ini bisa berpindah dengan cepat lewat jalur air. Tak cuma itu, kijang air juga memiliki taring yang mencuat. Taring tersebut tajam, runcing, panjang, dan digunakan untuk bertarung dengan sesamanya.

Soal ukuran, kijang air punya panjang maksimal 1 meter, tinggi mencapai 65 centimeter, dan bobot sekitar 14 kilogram. Ukuran kecil tersebut membuatnya bisa berlari dengan cepat dan bergerak sangat lincah. Penyebarannya sendiri mencakup daerah Cina, Vietnam, Korea Selatan, Tibet, hingga Mongolia. Pegunungan, hutan, dan area lembat jadi habitat favoritnya.

5. Kijang truong son

Muntiacus truongsonensis atau kijang truong son punya bobot sekitar 15 kilogram. Ia merupakan spesies yang terbilang baru karena pertama ditemukan di Vietnam pada tahun 1997. Habitatnya sendiri mencakup hutan lebat dan pegunungan dengan ketinggian yang mencapai 1000 meter di atas permukaan laut. Karena hal tersebut, hewan ini jarang terlihat dan sangat sulit ditemukan oleh manusia.

Laman Animal Diversity Web menjelaskan kalau kijang truong son termasuk hewan soliter. Ia hanya akan berinteraksi dengan sesamanya saat musim kawin. Kijang ini sangat teritorial dan biasanya memiliki wilayah jelajah seluas 108 hektar. Kebiasaan makannya juga unik karena spesies ini merupakan omnivor. Spesifiknya, ia bisa memakan dedaunan, rumput, hewan kecil, hingga bangkai.

Berbagai spesies rusa terkecil di dunia membuktikan kalau ukuran bukan segalanya. Untuk bertahan hidup alam liar, ada banyak hal lain yang jauh lebih penting, seperti kecepatan, kelincahan, dan kemampuan beradaptasi. Karena itu, di balik ukuran kecilnya semua rusa tersebut tetap bisa hidup dengan tentram. Bahkan mereka bisa hidup berdampingan dengan manusia dan rusa berukuran besar.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team