Pakis resam (commons.wikimedia.org/氏子)
Pakis resam cenderung mendominasi lahan bekas kebakaran di wilayah tropis. Rimpangnya tahan panas dan mampu menyimpan cadangan energi dalam jumlah besar. Walau daunnya terbakar habis, pertumbuhan bisa kembali terjadi dengan cepat. Hamparan pakis yang tebal kemudian menutup cahaya matahari di permukaan tanah. Kondisi ini membuat bibit pohon sulit berkembang dan memperlambat pemulihan hutan alami.
Fenomena tanaman invasif yang mampu bangkit pascakebakaran menunjukkan bahwa alam tidak selalu bereaksi sesuai dugaan manusia. Tanpa pengelolaan yang tepat, lahan yang terbakar sebaliknya dapat berubah menjadi wilayah yang semakin dikuasai spesies agresif. Memahami karakter tanaman-tanaman ini menjadi langkah penting agar upaya pemulihan ekosistem tidak berakhir sia-sia.
Sumber Referensi :
Kato-Noguchi, H. (2022). Allelopathy and allelochemicals of Imperata cylindrica as an invasive plant species. Plants, 11(19), 2551.
Love, A., Babu, S., & Babu, C. R. (2009). Management of Lantana, an invasive alien weed, in forest ecosystems of India. Current Science, 1421-1429.
Master, J., Fanani, A., Alim, N., Prastika, I., & Yunus, M. (2022). Potentially Invasive Plant Types in Way Kambas National Park. Jurnal Ilmiah Biologi Eksperimen dan Keanekaragaman Hayati (J-BEKH), 9(1), 24-33.
Hauser, S., & Mekoa, C. (2009). Biomass production and nutrient uptake of Chromolaena odorata as compared with other weeds in a burned and a mulched secondary forest clearing planted to plantain (Musa spp.). Weed Research, 49(2), 193-200.
Pausas, J. G., & Lamont, B. B. (2022). Fire‐released seed dormancy‐a global synthesis. Biological Reviews, 97(4), 1612-1639.
Bakewell-Stone, P. Chromolaena odorata (Siam weed).
Shanungu, G. K. (2009). Management of the invasive Mimosa pigra L. in Lochinvar National Park, Zambia. Biodiversity, 10(2-3), 56-60.
Kato-Noguchi, H. (2023). Invasive mechanisms of one of the world’s worst alien plant species Mimosa pigra and its management. Plants, 12(10), 1960.
Hietz, P. (2010). Fern adaptations to xeric environments. Fern ecology, 140-176.