Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Tanda Anjing Butuh Check Up Rutin ke Dokter, Jangan Disepelekan!
ilustrasi dokter hewan (pexels.com/Tima Miroshnichenko)
  • Check up rutin penting untuk mendeteksi dini gangguan kesehatan anjing agar bisa ditangani sebelum menjadi serius.
  • Perubahan nafsu makan, perilaku pasif, serta kondisi bulu dan kulit bisa jadi tanda anjing butuh pemeriksaan dokter.
  • Masalah pencernaan yang berulang menandakan perlunya check up agar penyebabnya diketahui dan kesehatan anjing tetap terjaga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Kesehatan anjing peliharaan harus dijaga secara rutin agar tetap bisa aktif bergerak dan memiliki usia yang panjang. Salah satu cara penting untuk memastikan kesehatannya adalah dengan melakukan proses pemeriksaan kesehatan secara berkala.

Check up rutin ternyata bisa membantu mendeteksi risiko gangguan kesehatan sejak awal sebelum berkembang menjadi lebih serius. Oleh sebab itu, simaklah beberapa tanda berikut ini yang menandakan bahwa anjing peliharaanmu ternyata membutuhkan pemeriksaan kesehatan secara berkala.

1. Perubahan nafsu makan dan berat badan

ilustrasi makanan anjing (unsplash.com/James Lacy)

Penurunan atau peningkatan nafsu makan sebetulnya menjadi tanda serius bahwa kucing mengalami masalah kesehatan tertentu yang tidak boleh diabaikan. Perubahan yang dialami biasanya disertai dengan naik atau turunnya berat badan secara signifikan.

Kondisi yang ada tentu tidak boleh disepelekan oleh pemiliknya karena berkaitan dengan kondisi organ dalam dari anjing peliharaan. Pemeriksaan secara rutin setidaknya dapat membantu untuk mengetahui faktor penyebabnya dan bisa segera memberikan penanganan yang diperlukan.

2. Perilaku menjadi lebih pasif

ilustrasi anak anjing (pexels.com/Sart Face)

Anjing yang sebelumnya terlihat sangat aktif dan tiba-tiba berubah lebih lesu tentu harus diperhatikan lebih khusus. Alasannya karena perubahan tingkat aktivitas bisa menandakan bahwa anjing mungkin mengalami gangguan fisik atau kesehatan umum secara umum.

Jika kondisi yang satu ini terus berlangsung selama beberapa hari, maka check up kesehatan sangat diperlukan. Dokter hewan bisa memastikan apakah memang anjing mengalami kelelahan semata atau penyakit tertentu yang bisa membahayakan kesehatannya.

3. Perubahan pada bulu dan kulitnya

ilustrasi anjing husky (unsplash.com/KT)

Bulu anjing yang mengalami kerontokan secara berlebihan atau kulit yang tampak kemerahan bisa menjadi tanda adanya masalah kesehatan yang mungkin dialami. Kondisi ini memang paling sering berkaitan dengan terjadinya infeksi, alergi, hingga kekurangan nutrisi tertentu.

Pemeriksaan kesehatan secara rutin bisa membantu untuk mengidentifikasikan penyebab utama dari gangguan kulit yang mungkin terjadi. Penanganan sejak awal setidaknya bisa mencegah masalah kesehatan tersebut berkembang semakin parah.

4. Gangguan pencernaan yang tak kunjung sembuh

ilustrasi anak anjing (pexels.com/Brett Sayles)

Muntah atau diare sebetulnya menandakan adanya masalah pada sistem pencernaan anjing, sehingga pemiliknya harus memperhatikan hal yang satu ini. Gangguan ini Memang bisa diakibatkan oleh infeksi atau pola makan yang tidak sesuai.

Jika gangguan kesehatan terjadi berulang, maka pemeriksaan kesehatan sangat diperlukan. Setidaknya check up rutin dapat membantu untuk mengetahui faktor penyebabnya dan memastikan fungsi pencernaan anjing tetap normal.

Mengenali tanda-tanda anjing memerlukan check up kesehatan merupakan bentuk dari kepedulian pemiliknya. Pemeriksaan secara berkala sangat efektif untuk memastikan kondisi anjing tetap sehat. Jangan pernah sepelekan check up kesehatan rutin agar kualitas hidup anjing menjadi jauh lebih baik.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team