Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi gerhana matahari
ilustrasi gerhana matahari (pixabay.com/sandid)

Setiap tahunnya, gerhana matahari total melintasi atau dapat diamati di wilayah yang berbeda-beda di Bumi. Hal ini terjadi karena pergerakan orbit Bulan dan Bumi yang terus berubah dari waktu ke waktu. Akibatnya, jalur totalitas gerhana tidak pernah sama dan hanya melintasi area tertentu dalam durasi yang singkat.

Pada beberapa peristiwa, gerhana hanya terlihat di wilayah laut atau daerah terpencil. Namun, ada pula momen langka ketika jalur gerhana melewati kawasan daratan yang luas dan berpenduduk. Salah satu contoh paling menarik ialah gerhana matahari total yang akan terjadi pada 2 Agustus 2027.

Fenomena tersebut dianggap istimewa dan langka karena akan menjadi gerhana matahari total terpanjang dalam 100 tahun terakhir. Lalu wilayah mana sajakah yang akan dilewati oleh gerhana ini? Simak pembahasan berikut, yuk!

1. Kenapa disebut gerhana matahari total terpanjang abad ini?

ilustrasi gerhana matahari total (pixabay.com/ ELG21)

Gerhana matahari total yang akan terjadi pada 2 Agustus 2027 ini disebut-sebut sebagai fenomena gerhana matahari total terpanjang abad ini. Pasalnya, fase totalitas gerhana ini diperkirakan berlangsung selama 6 menit 28 detik, jauh lebih lama dibandingkan kebanyakan gerhana matahari total dalam 100 tahun terakhir (umumnya hanya 2–4 menit). Durasi tersebutlah yang membuat gerhana matahari total 2 Agustus 2027 menjadi yang paling lama disaksikan di wilayah daratan dan daerah berpenduduk. Adapun, visibilitasnya dapat dinikmati oleh jutaan orang di berbagai negara.

Sebelumnya, fenomena serupa juga pernah terjadi pada 22 Juli 2009. Fase totalitas gerhana matahari total saat itu berlangsung selama 6 menit 39 detik, sedikit lebih lama dibandingkan gerhana 2027. Sayangnya, fenomena tersebut tidak dapat disaksikan oleh banyak orang karena sebagian besar terjadi di wilayah samudra yang sulit dijangkau.

2. Wilayah mana saja yang akan dilintasi gerhana?

ilustrasi gerhana matahari total (unsplash.com/Justin Dickey)

Dilansir Space, gerhana matahari total terpanjang abad ini akan melintasi beberapa negara di Eropa, Afrika, dan Timur Tengah. Jalur totalitasnya bermula dari Samudra Atlantik, lalu menyapu wilayah Spanyol selatan, Maroko utara, Aljazair utara, hingga Tunisia utara. Selanjutnya, lintasan gerhana bergerak ke Libya bagian timur laut sebelum mencapai titik paling maksimal di Mesir, khususnya di kawasan Luxor.

Kemudian, bayangan Bulan terus melaju melintasi Sudan, Arab Saudi bagian barat daya, Yaman, hingga Somalia bagian timur laut. Perjalanan gerhana ini akan berakhir di Samudra Hindia. Untuk lebih jelasnya, berikut sepuluh wilayah yang akan dilewati gerhana matahari total 2 Agustus 2027.

  1. Spanyol

  2. Maroko

  3. Aljazair

  4. Tunisia

  5. Libya

  6. Mesir

  7. Sudan

  8. Arab Saudi

  9. Yaman

  10. Somalia.

Dengan demikian, gerhana matahari total terpanjang abad ini tidak dapat diamati dari Indonesia. Ini lantaran wilayah tanah air yang berada jauh di luar jalur totalitas gerhana. Namun, kamu masih bisa ke mengunjungi negara-negara tersebut kalau ingin melihat gerhana matahari total secara langsung.

3. Bagaimana cara mengamati gerhana matahari total?

ilustrasi gerhana matahari (pexels.com/Sebastian Arie Voortman)

Gerhana matahari total aman dilihat dengan mata telanjang saat fase totalitas penuh, tepatnya ketika sinar Matahari benar-benar tertutup Bulan atau kondisi sekitar berubah menjadi gelap. Namun, di luar momen tersebut, melihat Matahari secara langsung tanpa pelindung mata tidak aman karena dapat merusak retina. Oleh karena itu, sebelum dan sesudah fase totalitas, pengamatan harus dilakukan menggunakan kacamata gerhana khusus atau metode pengamatan tidak langsung.

Di Indonesia, kamu bisa menyaksikan gerhana matahari total terpanjang abad ini melalui siaran langsung atau aliran langsung yang biasanya disiarkan oleh lembaga antariksa, observatorium, atau komunitas astronomi. Siaran ini memungkinkan penonton mengikuti jalannya gerhana saat itu juga, lengkap dengan penjelasan dari para ahli. Dengan begitu, meski tidak terlihat langsung dari wilayah Indonesia, momen langit langka ini tetap bisa dinikmati dengan aman dan nyaman.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorYudha ‎