Samudra Arktik kini berada pada kondisi terhangat dalam 125.000 tahun terakhir. Suhu terus meningkat, dan dampaknya mengancam masa depan beruang kutub. Lebih dari dua pertiga populasi diperkirakan punah pada 2050, dengan risiko kepunahan total menjelang akhir abad ini.
Namun penelitian terbaru memberi gambaran yang lebih kompleks. Perubahan iklim ternyata mendorong perubahan pada genom beruang kutub. Adaptasi genetik ini berpotensi membantu mereka bertahan di lingkungan yang lebih hangat.
Jika beruang kutub masih bisa menemukan cukup makanan dan pasangan berkembang biak, peluang bertahan hidup di iklim baru ini belum sepenuhnya tertutup.
