Gunung berapi Mount Etna telah berdiri selama lebih dari setengah juta tahun, namun aktivitasnya masih jauh dari kata mereda. Dengan ketinggian sekitar 3.400 meter, gunung ini dikenal sebagai gunung berapi paling aktif di Eropa, dengan letusan yang bisa terjadi beberapa kali dalam setahun.
Yang membuatnya semakin menarik, Etna tidak berperilaku seperti stratovolkano pada umumnya. Ia secara rutin mengeluarkan lava alkalin, jenis magma yang biasanya membutuhkan waktu lama untuk terbentuk. Namun, di sini justru muncul lebih sering dari yang seharusnya.
Fenomena ini membuat Etna menjadi teka-teki geologi selama puluhan tahun karena tidak ada proses yang benar-benar mampu menjelaskan asal-usul maupun suplai magmanya.
Sebuah studi terbaru menemukan bahwa Etna kemungkinan didorong oleh mekanisme magma langka yang sebelumnya hanya dikaitkan dengan gunung berapi bawah laut berukuran kecil, bukan raksasa daratan seperti Etna.
