para astronaut Artemis II (nasa.gov)
Selama fase flyby, kapsul Orion akan melakukan manuver “slingshot” atau ketapel gravitasi dengan memanfaatkan gaya tarik Bulan untuk kembali ke Bumi. Dalam proses ini, kru akan melintasi sisi jauh Bulan yang jarang terlihat dari Bumi. Penerbangan ini diperkirakan mencapai jarak lebih dari 400.000 kilometer dari Bumi dan berpotensi mencetak rekor baru dalam sejarah eksplorasi manusia di luar angkasa. Selain itu, penonton juga dapat menyaksikan berbagai fenomena menarik, seperti pemandangan permukaan Bulan dari jarak dekat hingga fenomena “Earthrise” dan “Earthset”.
Sementara itu, para astronaut akan menjalani serangkaian uji coba sistem, termasuk pengujian pakaian antariksa Orion Crew Survival System (OCSS), sebagai bagian dari persiapan menuju misi berikutnya. Sebagai bagian dari program Artemis, misi ini bertujuan mengembalikan manusia ke Bulan. Meski tidak melakukan pendaratan, Artemis II menjadi tahap uji coba penting sebelum misi Artemis III yang direncanakan membawa manusia mendarat di permukaan Bulan.
Setelah menyelesaikan perjalanan, kru dijadwalkan kembali ke Bumi dan melakukan pendaratan di Samudra Pasifik pada 10 April 2026. Siaran ini menjadi kesempatan langka bagi publik untuk menyaksikan langsung momen bersejarah dalam eksplorasi luar angkasa.