Sekitar sembilan juta tahun lalu di dataran tinggi Amerika Selatan, dua tumbuhan liar bertemu secara alami, yaitu tomat liar dan tanaman mirip kentang. Dari persilangan ini, perlahan lahir salah satu bahan makanan paling populer di dunia: kentang modern.
Penemuan ini diungkap dalam sebuah studi terbaru yang terbit di jurnal Cell. Loren Rieseberg, profesor dari University of British Columbia sekaligus salah satu penulis studi, menyebut hasil ini sebagai sebuah “pergeseran besar” dalam biologi evolusi.
Pasalnya, penelitian ini menyoroti semakin pentingnya peran hibridisasi kuno dalam membentuk pohon kehidupan di bumi yang kita tahu sekarang.