potret Sirkuit Assen (motogp.com)
Barangkali fakta paling unik dari Sirkuit Assen adalah julukannya sebagai Cathedral of Speed. Penyebutan ini bukan tanpa alasan. Disarikan dari Motomatters, sebutan itu berakar pada tata letak lintasan Assen. Sirkuit yang awalnya merupakan jalanan umum ini dulunya punya jarak yang lebih panjang daripada saat ini. Lintasan bagian utaranya berkarakter cepat, mengalir, menantang, dan bisa sangat menguntungkan jika dilalui tanpa kesalahan.
Bagian selatannya juga berkarakter cepat, mengalir, tetapi dengan campuran tikungan yang memberi kesempatan pada pembalap untuk menunjukkan kehebatannya bermanuver. Akselerasi yang total kemudian disambut oleh bagian chicane. Lalu beberapa tikungan yang paling menantang menunggu sepanjang balapan.
Tata letak yang begitu teknis menyajikan balapan dengan laju yang cepat, tetapi juga penuh pertarungan. Tak heran perlombaan di Assen sangat diminati penonton sehingga arena ini jadi kiblatnya balapan pada masanya. Hingga sekarang, julukan Cathedral of Speed masih menempel pada Assen.
TT Assen jadi ajang balapan yang penuh memori. Paling sering jadi tuan rumah, banyak legenda MotoGP yang rebut sederet kemenangan dan juga punya kisah menarik. Adu cepat dan kuat para pembalap di sirkuit ini layak untuk disaksikan.