Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Mantan Pemain yang Dipercaya Menjadi Pelatih Barcelona, Xavi Terbaru
Xavi Hernandez (instagram.com/xavi)

Barcelona akhirnya mendapatkan pelatih baru. Setelah memecat Ronald Koeman, Barca resmi mememercayakan pos pelatih kepada Xavi Hernandez. Xavi tentu bukan nama asing bagi Barca, karena ia adalah mantan gelandang legendaris yang setia membela Barca selama 17 musim dari 1998 hingga 2015.

Dengan demikian, Xavi pun menyusul jejak para mantan pemain Barcelona yang belakangan menjadi pelatih klub Catalan tersebut. Jumlahnya ternyata cukup banyak, karena Barca sepertinya memang terbiasa memberikan kepercayaan pada mantan pemainnya. Inilah lima di antaranya yang melatih di era modern ini.

1. Pep Guardiola

Pep Guardiola (uefa.com)

Pertama tentu adalah Pep Guardiola, salah satu sosok yang sukses di Barcelona baik sebagai pemain maupun pelatih. Sebagai pemain, Pep membela Barca pada 1990 hingga 2001. Berposisi sebagai gelandang bertahan, ia mengoleksi total 384 pertandingan di semua ajang bersama Barca, dengan sumbangan 12 gol dan 44 assist.

Pep juga berhasil mengoleksi banyak trofi selama berseragam Barca, tepatnya 15 trofi. Itu termasuk 6 trofi LaLiga dan 1 Liga Champions. Setelah pensiun pada 2006, Pep langsung ditunjuk jadi pelatih Barcelona B setahun kemudian, lalu pada 2008 ia menjadi pelatih Barcelona.

Ternyata, Pep juga meraih sukses luar biasa sebagai pelatih Barca. Mengandalkan strategi tiki-taka yang terkenal, Pep membawa Barca meraih 14 trofi dalam 4 musim saja. Bahkan ia sukses memenangi sixtuple winners di musim pertamanya, serta meraih 5 trofi di tahun 2011. Sungguh luar biasa!

2. Luis Enrique

Luis Enrique (uefa.com)

Berikutnya ada Luis Enrique, yang juga pernah membela Barcelona sebagai pemain dan pelatih. Enrique bisa berposisi gelandang maupun penyerang saat bermain, dan ia membela Barca di pengujung kariernya pada 1996 hingga 2004. Enrique bermain sebanyak 300 kali bagi Barca di semua ajang dan mencetak 108 gol serta 37 assist.

Soal trofi, Enrique berhasil mengangkat 7 trofi selama bermain di Barca. Sementara saat menangani Blaugrana dari 2014 hingga 2017, ia malah berhasil meraih lebih banyak trofi. Tepatnya 9 trofi berhasil ia menangi, termasuk 5 trofi di tahun 2015. Saat ini, Enrique dipercaya menjadi pelatih Timnas Spanyol sejak tahun 2019.

3. Ernesto Valverde

Ernesto Valverde (uefa.com)

Sementara karier Ernesto Valverde tak terlalu dikenal saat membela Barcelona sebagai pemain. Ia hanya membela Barca dua musim saja dari 1988 hingga 1990, dengan catatan 24 penampilan dan 8 gol di semua ajang. Ia juga hanya meraih satu trofi sebagai pemain Barca, yaitu Piala Winners 1988/89.

Setelah itu, Valverde mulai melatih pada 2002, dan ia menangani Barcelona pada 2017 hingga 2020. Ternyata ia lebih sukses menjadi pelatih Barca, karena berhasil membawa mereka memenangi 4 trofi. Setelah dipecat Barca pada Januari 2020, Valverde hingga kini masih belum melatih lagi.

4. Ronald Koeman

Ronald Koeman (90min.com)

Berkebalikan dengan Valverde, Ronald Koeman yang baru saja dipecat ternyata lebih sukses sebagai pemain Barca daripada pelatih. Koeman bermain untuk Barca selama 6 musim dari 1989 hingga 1995. Sebagai bek, Koeman terbilang produktif karena berhasil mencetak 86 gol bagi Barca dalam 262 laga di semua ajang.

Selain itu, ia juga turut mengantarkan Barca meraih 10 trofi, termasuk 4 trofi di tahun 1992. Sayangnya, ia tak bertahan lama sebagai pelatih Barca, karena jabatannya hanya bertahan sekitar setahun. Meski sukses mempersembahkan Copa del Rey musim lalu, Koeman akhirnya dipecat karena musim ini performa Barca memang menurun drastis.

5. Xavi Hernandez

Xavi Hernandez saat menjadi pemain Barcelona (uefa.com)

Xavi Hernandez akhirnya bergabung dengan empat nama di atas sebagai mantan pemain Barca yang ditunjuk sebagai pelatih. Semasa bermain, kontribusi Xavi bagi Barca tak perlu diragukan lagi. Selama 17 musim, ia membela Barca dalam 767 pertandingan di semua ajang, dengan catatan 85 gol dan 185 assist.

Itu membuatnya jadi pemain dengan penampilan terbanyak kedua sepanjang masa bagi Barca, di bawah Lionel Messi. Total 25 trofi juga sukses ia angkat selama berseragam Barca, termasuk 8 LaLiga dan 4 Liga Champions.

Setelah meninggalkan Barca pada 2015, Xavi membela Al Sadd di Liga Qatar selama 4 musim dan memenangi 4 trofi. Lalu ia pensiun dan dipercaya jadi pelatih Al Sadd, dan membawa mereka meraih 7 trofi hanya dalam 2 musim. Tak heran jika Xavi dinilai bisa jadi sosok tepat untuk menangani Barca menggantikan Koeman.


Lima nama di atas pernah membela Barcelona sebagai pemain, dan belakangan dipercaya menjadi pelatih Barca. Sebagai pelatih Barcelona saat ini, bisakah Xavi membawa Barca bangkit musim ini dan sukses meraih trofi seperti saat ia bermain dulu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAgsa Tian