Tak hanya Valtteri Bottas yang merasa terhormat bisa menjadi pembalap Cadillac, tetapi juga Sergio Perez. Pembalap berkebangsaan Meksiko itu menyebut pengalaman memperkuat Cadillac menjadi sesuatu yang menarik dalam karier balapnya. Perez berharap dapat berkontribusi untuk Cadillac selama berkompetisi di kejuaraan.
"Cadillac adalah nama legendaris dalam motorsport Amerika. Membantu membawa perusahaan fantastis ini ke Formula 1 adalah tanggung jawab besar dan aku yakin dapat mengembannya. Aku bangga menjadi bagian dari proyek ambisius dan bermakna ini sejak awal," ujar Sergio Perez dilansir F1i.
"Aku senang menjadi bagian dari jajaran yang dinamis ini. Aku percaya kami dapat membentuk tim ini menjadi pesaing yang nyata bersama-sama. Kami mengharapkan dukungan dari seluruh dunia dan kami ingin membanggakan semua orang," sambungnya.
Bottas dan Perez bukan nama asing di Formula 1. Kedua pembalap telah berkecimpung di kejuaraan sejak lama. Bottas telah berkecimpung sejak 2013. Ia debut bersama Willams sebelum pindah ke Mercedes pada 2017. Kemudian, Bottas pindah ke Alfa Romeo, yang kini berubah menjadi Sauber, pada 2022 dan berada di tim tersebut hingga akhir 2024.
Sementara itu, Perez telah berkiprah di Formula 1 sejak 2011 dengan memperkuat Sauber. Ia lalu pindah ke McLaren pada 2013 sebelum memperkuat Force India pada 2014. Ketika tim tersebut berubah nama menjadi Racing Point pada 2019, Perez masih tetap berada di sana hingga 2020. Pada 2021, Perez berlabuh ke Red Bull dan bertahan di sana hingga pengujung 2024.