Milwaukee Bucks ternyata belum usai. Meski pertukaran pemain di NBA 2025/2026 telah lewat, mereka terus melakukan pergerakan. Bucks baru-baru ini merekrut free agent, Cam Thomas. Agennya, Tony Ronzone dari Wasserman Basketball, mengonfirmasi kabar tersebut via Shams Charania, ESPN, pada Senin (9/2/2026).
Cam Thomas Gabung Milwaukee Bucks

Intinya sih...
Cam Thomas ke Milwaukee Bucks setelah didepak Brooklyn Nets
Berlabuh ke pangkuan Milwaukee Bucks karena merasa diinginkan
Ia bisa jadi opsi kedalaman skuad Milwaukee Bucks
1. Cam Thomas ke Milwaukee Bucks setelah didepak Brooklyn Nets
Cam Thomas (24 tahun) akan menemani Giannis Antetokounmpo di Milwaukee Bucks. Dia memutuskan bergabung setelah didepak (waived) Brooklyn Nets tidak lama setelah tenggat pertukaran pemain pada Jumat lalu. Thomas pun berpisah dengan tim yang dibelanya selama 4,5 musim.
Thomas sendiri bisa membantu Bucks dalam hal shooting saat bergabung nanti. Dia setidaknya mampu mencetak rata-rata 15,2 poin dengan persentase tembakan keseluruhan mencapai 43,5 persen. Effective field goal dan true shooting percentage-nya masing-masing 49,5 dan 55,1 persen.
2. Berlabuh ke pangkuan Milwaukee Bucks karena merasa diinginkan
Cam Thomas mengaku senang bisa bergabung dengan Milwaukee Bucks pada tengah musim NBA 2025/2026. Dia merasa Bucks punya cukup ketertarikan kepadanya. Thomas pun menyambutnya dengan segera.
"Aku memilih Milwaukee karena mereka menginginkanku. Mereka mengatakan bahwa mereka telah tertarik selama bertahun-tahun," kata Cam Thomas kepada Andscape seperti dikutip ESPN. "Jadi, senang rasanya kesempatan ini terwujud. Aku hanya berharap dapat bertemu semua orang, mengenal semua orang, dan berkontribusi sesegera mungkin."
3. Menawarkan kedalam untuk Milwaukee Bucks
Milwaukee Bucks membutuhkan kedalaman. Cam Thomas datang dengan penawaran itu. Dia bisa menjadi andalan, baik sebagai starter maupun cadangan.
Thomas bisa memberi Bucks opsi mencetak poin. Dengan kemampuannya membuka ruang tembak sendiri, dia akan menjadi pendorong yang baik di sisi ofensif. Apalagi, Bucks tengah terjerembap di peringkat 27 dalam poin per pertandingan di NBA 2025/2026.
Milwaukee Bucks sebenarnya memiliki serangan yang elite dengan keberadaan Giannis Antetokounmpo. Rata-rata poin mereka mencapai 123,2 poin per 100 penguasaan bola. Hanya saja, Bucks malah menjadi salah satu yang terburuk (109,5) di NBA ketika Antetokounmpo tidak berada di lapangan. Itu artinya, mereka memerlukan opsi lain. Cam Thomas mungkin jawabannya.
Thomas juga bisa menambah kuat barisan backcourt Milwaukee Bucks. Sebab, mereka baru saja melepas Cole Anthony dan Mark Sears. Thomas bisa menjadi pendukung yang baik di samping para ball handler macam Kevin Porter Jr dan Ryan Hollins.
4. Menjadi andalan Brooklyn Nets, tetapi belakangan terdampak cedera
Cam Thomas menjadi andalan Brooklyn Nets, baik sebagai starter maupun cadangan. Pada 2 musim awal, dia bermain dalam 124 pertandingan dengan 6 kali starter. Pada 2023/2024, total starternya bertambah. Dia bermain 51 kali di barisan utama dalam total 66 pertandingan.
Sayangnya, Thomas terdampak cedera. Dalam 2 musim terakhir, dia hanya bermain 49 kali. Pada 2025/2026 ini saja, dia melewatkan 20-an pertandingan.
Thomas juga kesulitan dalam hal menembak. Dia hanya mencetak 40 persen tembakan secara keseluruhan dan 33 persen dari tembakan tripoin. Namun, kemampuan mencetak poinnya akan tetap menjadi tambahan untuk Milwaukee, terutama saat kesulitan menemukan serangan tiap kali Giannis Antetokounmpo tidak di lapangan.
Mungkinkah Cam Thomas benar-benar melakukannya? Ini akan dibuktikannya saat bergabung dengan Milwaukee Bucks. NBA 2025/2026 masih panjang. Dia memiliki waktu untuk unjuk gigi.