Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Atlet ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu di Pelatnas PBSI Cipayung
Atlet ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)

Intinya sih...

  • Apriyani Rahayu menerima tawaran bermain di dua sektor dari pelatihnya, merasa mendapat tantangan dan kesempatan baru.

  • Meski spesialis di ganda putri, Apriyani tidak asing dengan ganda campuran karena pernah mentas di nomor tersebut pada level junior.

  • Apriyani diduetkan dengan pemain muda, Taufik Aderya di sektor ganda campuran, memastikan tidak akan memprioritaskan salah satu sektor.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Atlet ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu, baru-baru ini menjalankan tugas yang tak biasa. Sama seperti pasangannya dulu, Siti Fadia Silva Ramadhanti, dia main rangkap di ganda putri dan campuran saat menghadapi Ruichang China Masters, 10-15 Maret 2026 nanti.

Apriyani mengaku keputusan tersebut murni datang dari pelatih. Nantinya, di ganda putri dia akan berpasangan dengan Lanny Tria Mayasari dan berduet dengan pemain muda, Taufik Aderya, dalam sektor ganda campuran.

1. Ditawarkan oleh pelatih

Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim)

Apriyani mengaku tawaran untuk bermain di dua sektor datang dari pelatihnya. Apriyani yang merasa mendapat tantangan dan kesempatan baru di waktu yang bersamaan pun tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut.

“Ya memang dari pelatih juga sih. Buat memberikan kami kesempatan. Istilahnya juga latih tanding kan, ini mixed juga di sini. Jadi, memang semua dari pelatih saja yang kasih, suruh main, ya sudah. Gitu saja sih. Jadi kayak, Oh ya sudah, kami coba main juga," kata Apriyani ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Kamis (12/1/2026).

2. Tidak asing dengan ganda campuran

Atlet ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu di Pelatnas PBSI Cipayung (IDN Times/Margith Damanik)

Meski spesialis di ganda putri, sektor ganda campuran bukan barang baru untuk Apriyani. Sebelumnya, terutama pada level junior, Apriyani beberapa kali mentas di nomor ganda campuran. Termasuk, saat pernah dipasangkan dengan Tontowi Ahmad pada era 2020 lalu. Apriyani meyakini, sektor ganda campuran tidak akan terasa asing untuknya.

"Kalau aneh sih tidak. Memang rotasi polanya memang masih, saya mau kan masih double (ganda putri) banget. Jadi, memang masih menyesuaikan saja sih. Kalau ya sekiranya, ya tidak terlalu susahlah buat aku coba menyesuaikan," kata Apriyani.

3. Bagaimana pasangannya dipilih?

Lanny Tria Mayasari/Apriyani Rahayu melaju ke semifinal Indonesia Masters 2026. (IDN Times/Aditya Mustaqim)

PR Apriyani sebenarnya adalah pasangannya di ganda campuran, Taufik, karena baru masuk ke Pelatnas PBSI pada 1 September 2025 lalu. Dia menyatakan, Taufik bukan ditunjuk oleh pelatih agar berpasangan dengannya, tapi memilihnya.

"Memang waktu itu bukan ditentukan. Karena kan memang mau coba. Terus juga, memang rada susah juga kalau gak mengambil dari ganda putra yang pratama. Karena kan harus sesuai dengan pertandingannya. Jadi ya memang ambilnya dari ganda putra pratama. Karena susah juga gitu, buat mencari pertandingannya yang barengan," kata Apriyani..

Peraih medali emas Olimpiade 2020 Tokyo tersebut memastikan tidak akan memprioritaskan salah satu sektor. Apriyani bertekad tampil maksimal di kedua sektor yang dimainkannya.

"Ya pasti selagi saya dikasih main dua, akan fokus ke sana. Gak ada yang kayak pas ini, lepas ini. Jadi, kayak memang sudah dari pelatih juga bilang seperti itu," kata Apriyani.

Editorial Team