Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WhatsApp Image 2025-09-09 at 12.18.37.jpeg
Situasi depan kantor Kemenpora saat Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2025. (IDN Times/Ridwan Aji Pitoko)

Intinya sih...

  • Hetifah mengungkapkan, dengan seleksi terbuka ini, diharapkan semakin banyak kandidat yang memiliki kapabilitas akan bergabung ke Kemenpora. Nantinya, hal itu bisa berimbas positif ke industri olahraga Indonesia.

  • Hetifah menambahkan pesan bahwa seleksi harus dilakukan secara obyektif, transparan dan benar-benar memberikan tempat bagi sosok yang terpercaya tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

  • Kemenpora membuka kesempatan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional yang memiliki kompetensi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN TImes - Seleksi terbuka untuk posisi Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional yang dilakukan Kemenpora mendapat apresiasi dari Komisi X DPR.

Apresiasi tersebut disampaikan langsung oleh Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian. Menurutnya, Komisi X DPR RI sangat mendukung terobosan yang dilakukan Kemenpora.

"Terobosan yang dilakukan ini menunjukkan, Kemenpora sedang bertransformasi meningkatkan kualitas sumber dayanya, kualitas para pemimpin eselon I," ujar Hetifah dalam keterangannya.

1. Potensi kandidat yang kapabel merapat lebih besar

Menpora Erick saat jumpa pers di Kemenpora. (Dok. Kemenpora)

Hetifah mengungkapkan, dengan seleksi terbuka, diharapkan semakin banyak kandidat yang memiliki kapabilitas akan bergabung ke Kemenpora. Nantinya, hal itu bisa berimbas positif ke industri olahraga Indonesia.

"Diharapkan akan semakin banyak kandidat yang memiliki kapabilitas untuk melahirkan inovasi dan kebijakan yang tepat guna membawa industri olahraga kami menjadi semakin baik lagi dan produk-produk olahraga juga mampu bersaing di tingkat dunia," kata Hetifah.

2. Seleksi harus tetap dilakukan secara obyektif

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir di gedung Kemenpora, Jakarta (IDN Times/Tino Satrio)

Hetifah menambahkan pesan seleksi harus dilakukan secara obyektif, transparan, dan benar-benar memberikan tempat bagi sosok yang terpercaya tanpa adanya intervensi dari pihak manapun.

"Yang tidak kalah penting adalah bagaimana proses seleksi ini dilakukan. Bukan hanya memberi kesempatan kepada masyarakat luas yang memiliki kemampuan, tetapi seleksi juga harus berjalan terbuka, transparan, obyektif dan tidak ada intervensi," ujar Hetifah.

3. Kemenpora buka seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga

DBL Indonesia jumpa Kemendikdasmen dan Kemenpora di ISS 2025. (Dok. DBL Indonesia)

Kemenpora membuka kesempatan kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan kalangan profesional yang memiliki kompetensi, pengalaman, serta rekam jejak di bidang industri olahraga untuk mengikuti proses seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga.

Proses pendaftaran akan dibuka mulai 3 sampai 17 Februari 2026. Informasi lebih lanjut terkait persyaratan, tahapan, dan jadwal seleksi Deputi Pengembangan Industri Olahraga ini dapat diakses melalui situs resmi Kemenpora.

Editorial Team