Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sempat mengalami penurunan performa sebelum melaju jauh di Kejuaraan Asia 2026. Pada awal 2026, mereka membuka musim dengan menembus semifinal di Malaysia Open 2026. Saat itu, langkah mereka menuju final dijegal andalan tuan rumah, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, 2 game langsung dengan skor tipis 21-23 dan 18-21 dalam waktu 51 menit.
Sayangnya, setelah turnamen itu performa Fajar/Fikri terus merosot. Di Indonesia Masters 2026, mereka hanya mampu menembus perempat final meskipun menyandang status sebagai unggulan kedua yang seharusnya melaju hingga final. Mereka tumbang di tangan ganda putra Indonesia lainnya yang tak diunggulkan, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, 3 game dengan skor 21-18, 19-21, dan 14-21 dalam waktu 76 menit.
Di All England 2026, performa Fajar/Fikri semakin memburuk. Datang dengan status unggulan kelima, mereka malah tumbang pada babak kedua alih-alih melaju hingga perempat final. Mereka kembali menelan kekalahan dari Raymond Indra/Nikolaus Joaquin dengan skor 21-8, 14-21, dan 16-21 dalam waktu 55 menit. Sejauh ini, hasil itu menjadi hasil terburuk mereka di turnamen resmi BWF 2026.