Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Menilik Performa 4 Ganda Putra Indonesia di Kejuaraan Asia 2026

Menilik Performa 4 Ganda Putra Indonesia di Kejuaraan Asia 2026
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Dongjie Chen)
Intinya Sih
  • Ganda putra Indonesia membawa pulang satu perunggu dari Kejuaraan Asia 2026 di Ningbo, China, lewat penampilan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri yang mencapai babak semifinal.
  • Tiga pasangan lainnya mencatat hasil beragam: Raymond Indra/Nikolaus Joaquin gugur di babak pertama, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani terhenti di babak kedua, dan debutan Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menembus perempat final.
  • Fajar/Fikri menjadi tumpuan utama tim putra Indonesia untuk Thomas Cup 2026 bersama Sabar/Reza serta Raymond/Nikolaus setelah tampil dengan performa berbeda di Kejuaraan Asia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Ganda putra menjadi salah satu sektor penyumbang medali Indonesia di Badminton Asia Championships atau Kejuaraan Asia 2026. Sektor yang memang kerap diandalkan ini sukses membawa pulang satu keping perunggu dari Ningbo, China.

Datang dengan membawa empat wakil, setiap ganda putra Indonesia menuai hasil yang berbeda di turnamen yang setara dengan World Tour Super 1000 ini. Selain meraih perunggu, beberapa di antara mereka juga langsung gugur pada babak awal. Berikut performa empat ganda putra Indonesia di Kejuaraan Asia 2026.

1. Raymond Indra/Nikolaus Joaquin langsung keok pada babak pertama

Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menjadi ganda putra Indonesia yang kalah paling awal di Kejuaraan Asia 2026. Duet muda yang sempat mencicipi semifinal All England 2026 itu langsung keok pada babak pertama. Mereka kalah dari ganda putra Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju yang akhirnya membawa pulang perak.

Raymond/Nikolaus kalah dalam pertarungan sengit tiga game. Mereka mengakhiri laga dengan skor tipis 11-21, 21-15, dan 23-25 dalam durasi 72 menit. Ini tercatat sebagai kekalahan perdana mereka dari pasangan peringkat 15 dunia tersebut. Meski begitu, mereka masih unggul dalam rekor pertemuan dengan 2-1.

2. Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani angkat koper pada babak kedua

Ganda putra nomor dua Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, tampil tak begitu baik di Kejuaraan Asia 2026. Sebagai salah satu penghuni sepuluh besar peringkat dunia, langkah mereka hanya sampai babak kedua. Mereka kalah dari ganda putra Taiwan, Fang Chih Lee/Fang Jen Lee yang berstatus nonunggulan.

Sabar/Reza tumbang setelah berjuang dalam 3 game selama 67 menit. Mereka kalah dengan skor 14-21, 21-18, dan 15-21. Ini merupakan kekalahan keempat mereka dari duet kakak beradik peringkat 18 dunia tersebut. Kekalahan ini juga membuat mereka semakin tertinggal dalam rekor pertemuan dengan 2-4.

3. Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi menembus perempat final dengan status debutan

Salah satu ganda putra Indonesia yang tampil di Kejuaraan Asia 2026 berstatus debutan. Mereka adalah Ali Faathir Rayhan/Devin Artha Wahyudi yang secara mengejutkan mampu melaju cukup jauh. Dengan status debutan, mereka mampu menembus perempat final.

Sayangnya, asa mereka untuk mempersembahkan medali sirna setelah dibungkam unggulan pertama asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae, yang akhirnya keluar sebagai juara. Mereka kalah 2 game langsung dengan skor 18-21 dan 16-21 dalam waktu 43. Meskipun menelan kekalahan, ini menjadi pengalaman tersendiri bagi mereka sebagai ganda putra muda dalam menghadapi pasangan peringkat satu dunia untuk pertama kalinya.

4. Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri membawa pulang perunggu

Ganda putra Indonesia dengan penampilan terbaik di Kejuaraan Asia 2026 adalah Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Duet yang diunggulkan di urutan kelima itu mampu melaju hingga semifinal dan meraih perunggu. Itu merupakan hasil terbaik ganda putra Indonesia sekaligus salah satu hasil terbaik keseluruhan tim Indonesia.

Perjalanan Fajar/Fikri terhenti saat menghadapi gada putra nonunggulan asal Korea Selatan, Kang Min Hyuk/Ki Dong Ju. Mereka tersingkir setelah kalah 3 game dalam duel yang berlangsung selama 72 menit dengan skor 13-21, 21-14, dan 21-16. Ini menjadi kekalahan pertama pada pertemuan pertama mereka dengan pasangan yang bertengger di peringkat 15 dunia tersebut.

Dalam waktu dekat, sebagian besar dari mereka akan memperkuat tim putra Indonesia di Thomas Cup 2026. Fajar/Fikri, Sabar/Reza, dan Raymond/Nikolaus secara berurutan akan menjadi ganda putra pertama, kedua, dan ketiga di ajang beregu putra paling bergengsi di dunia itu. Menarik menantikan kiprah mereka di turnamen tersebut mengingat di Kejuaraan Asia 2026 mereka berakhir dengan hasil yang berbeda-beda.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika
Follow Us

Latest in Sport

See More