Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Fajar Minta Maaf ke Badminton Lovers Usai Indonesia Gagal Total di Thomas Cup
Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin menyelamatkan wajah Indonesia saat berhasil menyamakan kedudukan dengan Thailand dalam laga fase Grup D Thomas Cup 2026. (Dok. PP PBSI)
  • Kapten Fajar Alfian menyampaikan permintaan maaf atas kegagalan tim Indonesia di fase grup Thomas Cup 2026 setelah kalah 1-4 dari Prancis meski sudah berjuang maksimal.
  • Fajar memberi pesan kepada pemain muda seperti Alwi Farhan dan Nikolaus Joaquin untuk terus bekerja keras dan mempersiapkan diri menghadapi Thomas Cup berikutnya.
  • Sepanjang fase grup, Fajar mencatat rekor kemenangan sempurna dalam tiga laga dengan dua pasangan berbeda, termasuk kemenangan atas duet Popov dari Prancis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapten beregu putra Indonesia, Fajar Alfian, melontarkan permintaan maaf kepada Badminton Lovers. Hal tersebut disampaikannya menyusul kegagalan tim Indonesia lolos ke fase gugur Thomas Cup 2026.

“Saya atas nama tim Thomas Indonesia menyampaikan permohonan maaf atas kekalahan kami tadi malam.,” ujar Fajar mengutip keterangan tertulis, Rabu (29/4/2026).

1. Klaim sudah berjuang maksimal

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri memperkuat Indonesia kontra Aljazair dalam fase Grup D Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)

Fajar bersama Muhammad Shohibul Fikri menjadi satu-satunya yang bisa mengalahkan Prancis dengan skor 1-4, saat jumpa Christo Popov/Toma Junior Popov. Selain Fajar/Fikri, seluruh penggawa Indonesia kalah, hingga akhirnya tersingkir dan mencatatkan rekor terburuk dalam sejarah bulu tangkis nasional.

Selama berlaga, Fajar menegaskan seluruh tim telah tampil maksimal. Namun, dia mengakui Prancis tampil lebih baik.

"Kami sudah berusaha memberikan yang terbaik, tetapi Prancis juga tampil sangat baik. Paham, jika performa kami belum maksimal, ini menjadi pelajaran yang sangat berharga untuk menatap ke depan. Terima kasih atas semua dukungan yang telah diberikan. Kami bertekad akan kembali lebih kuat," kata Fajar.

2. Minta amunisi muda bersiap tatap 2028

Fajar Alfian/Nikolaus Joaquin menyelamatkan wajah Indonesia saat berhasil menyamakan kedudukan dengan Thailand dalam laga fase Grup D Thomas Cup 2026. (Dok. PP PBSI)

Sebagai kapten, Fajar menitipkan pesan kepada para amunisi muda yang masuk skuad Thomas Cup tahun ini. Alwi Farhan, Mohammad Zaki Ubaidillah, Raymond Indra, dan Nikolaus Joaquin, diharapkannya bisa meledak di Thomas Cup 2028 mendatang.

"Untuk para pemain muda, perjalanan masih panjang. Teruslah bekerja keras, berkembang, dan siapkan diri untuk Thomas Cup dua tahun mendatang," tulis Fajar dalam unggahan Instagram-nya, @fajaralfian95.

3. Cuma Fajar yang catatkan 100 persen kemenangan

Fajar Alfian jelang Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)

Sebagai kapten, Fajar menjadi salah satu yang rutin main di Thomas Cup 2026. Dia tampil di seluruh laga penyisihan Grup D Thomas Cup. Tak cuma itu, Fajar menyabet 100 persen kemenangan dengan dua pasangan berbeda, Fikri serta Joaquin.

Dalam laga melawan Aljazair, Fajar berpasangan dengan Fikri dan menang 21-14, 21-8 atas Mohamed Abderrahime Belarbi/Koceila Mammeri.

Pada laga melawan Thailand, Fajar dipasangkan dengan Joaquin dan berakhir dengan kemenangan atas Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul, 19-21, 21-17, 25-23. Saat menghadapi Prancis, Fajar/Fikri menyumbang poin usai menundukkan Popov bersaudara dengan skor 21-18, 19-21, 21-11.

Editorial Team