Musim 2026 akan menjadi era baru Formula 1 dengan perubahan besar pada sektor aerodinamika dan power unit. Haas memandang pengalaman Doohan bersama Alpine sebagai modal penting dalam proses adaptasi tersebut. Ia tentunya akan dilibatkan secara aktif dalam sesi simulator dan uji coba teknis pengembangan mobil.
Kontribusi Doohan sebagai mantan pembalap utama F1 dapat membantu tim memahami karakter mobil Formula 1. Proses pengembangan ini menjadi poin paling penting agar Haas dapat bersaing secara kompetitif untuk menghindari posisi bawah. Perannya juga kemungkinan akan mencakup pengujian set-up dan strategi balapan.
Kepala Tim Haas, Ayao Komatsu, menyambut dengan baik dan menilai Doohan memiliki pengalaman yang dibutuhkan. "Saya pribadi sangat senang Jack bergabung dengan tim kami mengingat kekuatan rekam jejak balapnya dan tentu saja pengalamannya sebagai pembalap cadangan di Formula 1. kami berharap dapat menyambutnya ke dalam tim dan merasakan manfaat dari kontribusinya." Ujar Ayao Komatsu di kutip dari situs resmi TGR Haas F1.
Kepindahan Jack Doohan ke Haas menjadi langkah penting dalam menjaga kelangsungan kariernya di Formula 1. Kesempatan pertamanya sebagai pembalap cadangan akan hadir pada tes kedua pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain pada 11–13 Februari 2026. Momen ini menjadi ajang penting bagi Doohan untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan tim Haas.