Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi pembalap Haas di Formula 1
ilustrasi pembalap Haas di Formula 1 (commons.wikimedia.org/Liauzh)

Nama Jack Doohan kembali menghiasi dunia Formula 1 setelah resmi bergabung dengan TGR Haas F1. Kepindahan ini terjadi hanya beberapa pekan setelah kontraknya diputus oleh Alpine. Meski hanya berstatus sebagai pembalap cadangan, langkah ini tetap membuka peluang bagi Doohan untuk terus berada di F1.

Keputusan Haas merekrut Doohan juga tak lepas dari persiapan menghadapi era baru Formula 1 pada musim 2026. Tim asal Amerika Serikat itu membutuhkan pembalap yang berpengalaman di F1 dalam pengembangan mobil 2026. Berikut empat fakta menarik di balik kepindahan Jack Doohan ke Haas pada awal Februari 2026.

1. Diumumkan sebagai pembalap cadangan 2026

TGR Haas F1 Team secara resmi mengumumkan penunjukan Jack Doohan sebagai pembalap cadangan untuk musim Formula 1 2026. Pengumuman tersebut disampaikan menjelang rangkaian tes pramusim yang berlangsung di Bahrain pada pertengahan Februari 2026. Pengumuman ini sekaligus menandai masih amannya posisi Jack Doohan di F1 setelah berpisah dengan Alpine.

Doohan akan berbagi peran dengan pembalap Jepang, Ryo Hirakawa, sebagai reserve driver. Keduanya tidak hanya peran sebagai pembalap cadangan tetap juga bertugas dalam membantu pengembangan mobil di sepanjang musim 2026. Doohan sendiri menyambut kesempatan ini dengan penuh antusias.

"Saya sangat gembira bergabung dengan Tim TGR Haas F1, Ini adalah tempat yang ideal untuk melanjutkan karier Formula 1 saya.Saya sangat antusias untuk mulai bekerja dengan tim dan berkolaborasi untuk meraih musim yang sukses." Kata Doohan dilansir dari situs resmi Formula 1.

2. Didepak Alpine setelah hanya enam balapan

Sebelum bergabung dengan Haas, Jack Doohan lebih dulu harus menerima kenyataan pahit bersama Alpine. Tim asal Prancis tersebut resmi memutus kontraknya pada Januari 2026 setelah performanya dinilai belum memenuhi ekspektasi. Keputusan ini diambil setelah serangkaian evaluasi internal terhadap hasil balapan.

Sepanjang musim 2025, Doohan hanya sempat tampil dalam enam seri balapan. Posisi pembalap utama yang ia tempati kemudian digantikan oleh Franco Colapinto. Performa yang kurang kompetitif menjadi salah satu alasan pergantian di kursi pembalap utama Alphine pada F1 2025. Dalam enam balapan tersebut ia sudah DNF (Did Not Finish) sebayak dua kali dengan finis tertinggi di posisi 13.

Setelah kehilangan kursi utama, Doohan sempat menjalani peran sebagai pembalap cadangan di tim yang identik dengan warna biru pink tersebut. Namun, Alpine akhirnya memilih berpisah secara permanen dengan Doohan pada Januari 2026. Insiden tersebut membuatnya sempat free agent sebelum akhirnya bergabung dengan TGR Haas F1.

3. Haas menjadi tempat aman sementara bagi Doohan di F1

Bergabung dengan Haas menjadi cara aman bagi Doohan untuk tetap berada di lingkungan Formula 1. Status sebagai pembalap cadangan memberinya akses penuh ke sesi simulator, pengembangan mobil, dan berbagai aktivitas teknis lain. Peran ini sangat bagus untuk tetap menjaga ritme serta mental balapnya.

Kesempatan ini menjadi salah satu peluang besar untuk membangun ulang kariernya di F1. Sebagai pembalap cadangan membuanya memiliki beberapa kesempatan untuk turun ke lintasan pada latihan bebas saat pekan belap. Kondisi ini membuat peluang Doohan untuk tetap mengendarai mobil F1 masih terbuka lebar. Namun, ia harus bisa membuktikan diri untuk bisa kembali ke grid F1 sebagai pembalap utama.

4. Membantu pengembangan mobil di era regulasi baru

Musim 2026 akan menjadi era baru Formula 1 dengan perubahan besar pada sektor aerodinamika dan power unit. Haas memandang pengalaman Doohan bersama Alpine sebagai modal penting dalam proses adaptasi tersebut. Ia tentunya akan dilibatkan secara aktif dalam sesi simulator dan uji coba teknis pengembangan mobil.

Kontribusi Doohan sebagai mantan pembalap utama F1 dapat membantu tim memahami karakter mobil Formula 1. Proses pengembangan ini menjadi poin paling penting agar Haas dapat bersaing secara kompetitif untuk menghindari posisi bawah. Perannya juga kemungkinan akan mencakup pengujian set-up dan strategi balapan.

Kepala Tim Haas, Ayao Komatsu, menyambut dengan baik dan menilai Doohan memiliki pengalaman yang dibutuhkan. "Saya pribadi sangat senang Jack bergabung dengan tim kami mengingat kekuatan rekam jejak balapnya dan tentu saja pengalamannya sebagai pembalap cadangan di Formula 1. kami berharap dapat menyambutnya ke dalam tim dan merasakan manfaat dari kontribusinya." Ujar Ayao Komatsu di kutip dari situs resmi TGR Haas F1.

Kepindahan Jack Doohan ke Haas menjadi langkah penting dalam menjaga kelangsungan kariernya di Formula 1. Kesempatan pertamanya sebagai pembalap cadangan akan hadir pada tes kedua pramusim di Sirkuit Internasional Bahrain pada 11–13 Februari 2026. Momen ini menjadi ajang penting bagi Doohan untuk membuktikan kapasitasnya di hadapan tim Haas.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy