Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
4 Ganda Putra Menang Back-to-back All England dalam Sedekade Terakhir
ilustrasi bulu tangkis (unsplash.com/Glen Carrie)
  • All England 2026 berakhir dengan kemenangan Kim Won Ho/Seo Seung Jae yang sukses mempertahankan gelar juara ganda putra, menegaskan dominasi mereka di level dunia.
  • Dalam sepuluh tahun terakhir, empat pasangan ganda putra berhasil meraih gelar back-to-back All England: Kevin/Marcus, Endo/Watanabe, Fajar/Rian, dan Kim/Seo.
  • Pencapaian beruntun ini menunjukkan konsistensi dan kualitas tinggi para pemain elite dunia di turnamen bulu tangkis tertua serta paling bergengsi tersebut.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

All England 2026 rampung digelar pada Minggu (9/3/2026). Dari lima sektor yang dipertandingkan, hanya pemenang di ganda putra yang tidak berubah. Kim Won Ho/Seo Seung Jae berhasil mempertahankan titel juara setelah naik podium tertinggi di All England 2026.

Kesuksesan tersebut menghadirkan pencapaian tersendiri bagi pasangan asal Korea Selatan ini. Dengan mampu back-to-back juara All England, Kim/Seo menegaskan status mereka sebagai ganda putra nomor satu dunia. Termasuk Kim/Seo, ada empat pasangan ganda putra yang mampu menang back-to-back All England dalam sedekade terakhir.

1. Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon memenangi All England pada 2017 dan 2018

Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menandai era kegemilangannya di All England 2017. Kala itu, Kevin/Marcus mulai menjadi ancaman para ganda putra elite dunia. Berstatus sebagai unggulan kelima, pasangan yang dijuluki The Minions ini menumbangkan Li Jun Hui/Liu Yu Chen dari China dalam dua game langsung dengan skor 21-19, 21-14.

Setelah itu, Kevin/Marcus melesat hingga mulai menduduki posisi nomor satu dunia pada September 2017. Konsistensi di level elite ini membawa The Minions menjadi unggulan pertama di All England 2018. Hasilnya, Kevin/Marcus mampu mempertahankan gelar juara. Pada partai final, Kevin/Marcus mengalahkan unggulan kedua dari Denmark, Mathias Boe/Carsten Mogensen. The Minions mampu meraih kemenangan straight game 21-18, 21-17.

2. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe mampu naik podium tertinggi di All England 2020 dan 2021

Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe mencatatkan juara pertama di All England 2020. Kala itu, pasangan Jepang ini berstatus unggulan keenam. Lawan yang dikalahkan di partai final adalah Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Menghadapi The Minions sebagai unggulan pertama, Endo/Watanabe memerlukan rubber game untuk menang 21-18, 12-21, 21-19.

Sementara di All England 2021, Endo/Watanabe berhasil juara setelah mengalahkan rekan senegara, Takeshi Kamura/Keigo Sonoda. Bisa dibilang, Endo/Watanabe menang atas sang senior yang saat itu berstatus unggulan ketiga. Endo/Watanabe berhasil mempertahankan gelar juara All England setelah melalui pertarungan tiga game dengan skor akhir 21-15, 17-21, 21-11.

3. Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto mendominasi hingga juara All England 2023 dan 2024

Selain Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, ganda putra Indonesia lain yang menang back-to-back All England adalah Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto. Meski saat itu Fajar/Rian sudah turun dari peringkat satu dunia, kualitas mereka tetap teruji. Pada final All England 2023, Fajar/Rian menang 21-17, 21-14 atas sang senior, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan.

Sempat mengalami performa naik turun pada 2023–2024, Fajar/Rian kembali menunjukkan tajinya dengan menjuarai All England 2024. Fajar/Rian berhasil mempertahankan gelar juara setelah menumbangkan perlawanan wakil Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Fajar/Rian mampu meraih kemenangan dua game langsung dengan skor 21-16, 21-16.

4. Kim Won Ho/Seo Seung Jae masih tak terbendung dengan memenangi All England 2025 dan 2026

Kim Won Ho/Seo Seung Jae memulai dominasi di ganda putra pada awal 2025. All England menjadi gelar juara kedua di level Super 1000 bagi pasangan Korea Selatan ini. Pada final, Kim/Seo menang 21-19, 21-19, atas wakil Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana.

Kegemilangan Kim/Seo berlanjut hingga memecahkan rekor memenangi sebelas titel dalam setahun. Pada awal 2026, Kim/Seo masih belum terbendung di ganda putra. Kim/Seo kembali mempertahankan gelar juara di All England 2026. Pada final, Kim/Seo mengalahkan Aaron Chia/Soh Wooi Yik dari Malaysia melalui duel tiga game dengan skor 18-21, 21-12, 21-19.

Sederet ganda putra di atas menunjukkan kualitasnya dengan mampu back-to-back juara All England. Sebagai turnamen bulu tangkis tertua di dunia, menjuarainya secara beruntun merupakan pencapaian prestise. Patut dinantikan siapa yang memenangi All England tahun mendatang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team