Performa 5 Unggulan Pertama di All England 2026, Ada yang Gagal Juara

- All England 2026 resmi berakhir di Birmingham dengan Taiwan dan China masing-masing meraih dua gelar juara, sementara Korea Selatan membawa pulang satu gelar.
- Dari lima unggulan pertama, hanya dua yang berhasil menjadi juara, yaitu di sektor ganda putra dan ganda putri, menunjukkan ketatnya persaingan antar pemain top dunia.
- Unggulan utama tunggal putra dan ganda campuran tersingkir lebih awal, sedangkan An Se Young dari Korea Selatan harus puas sebagai runner-up tunggal putri.
All England 2026 resmi menutup gelaran pada Minggu (8/3/2026) di Utilita Arena Birmingham, Inggris. Taiwan, China, dan Korea Selatan berhasil membawa pulang gelar juara. Taiwan dan China sama-sama merebut dua gelar juara. Sementara itu, Korea Selatan menyabet satu gelar juara.
Para juara All England 2026 ini didominasi pemain unggulan. Menariknya, hanya dua pemain berstatus unggulan pertama yang keluar sebagai juara. Sementara, gelar juara pada tiga sektor lainnya diraih selain pemain unggulan pertama.
Hal ini menunjukkan bahwa status unggulan pertama tidak selalu menjamin keberhasilan untuk merebut gelar juara. Persaingan ketat sejak babak awal membuat beberapa pemain unggulan teratas harus tersingkir sebelum partai puncak. Berikut performa lima unggulan pertama di All England 2026.
1. Unggulan pertama tunggal putra langsung angkat koper pada babak pertama
Sektor tunggal putra sudah menghadirkan kejutan besar sejak hari pertama All England 2026. Unggulan pertama sektor ini, Shi Yu Qi, secara mengejutkan tumbang pada babak pertama. Andalan China itu dipermalukan tunggal putra nonunggulan India, Lakshya Sen. Ia kalah dalam pertarungan sengit 3 game yang berlangsung selama 78 menit dengan skor tipis 21-23, 21-19, dan 17-21. Kekalahn itu termasuk kejutan besar. Selain karena statusnya sebagai unggulan pertama, Shi Yu Qi juga berstatus juara bertahan.
2. Unggulan pertama ganda campuran keok pada babak kedua
Hasil buruk juga menghampiri unggulan pertama ganda campuran di All England 2026. Feng Yan Zhe/Huang Dong Ping asal China secara mengejutkan keok pada babak kedua. Duet penghuni peringkat satu dunia itu gugur di hadapan ganda campuran nonunggulan Denmark, Mads Vestergaard/Christine Busch. Mereka kalah dalam pertandingan 3 game dengan skor 21-18, 18-21, dan 17-21 dalam waktu 74 menit.
3. Unggulan pertama tunggal putri harus puas menjadi runner-up
Berbeda dengan dua unggulan pertama sebelumnya, unggulan pertama sektor tunggal putri sukses melaju hingga final di All England 2026. Ia adalah An Se Young asal Korea Selatan yang juga berstatus juara bertahan. Sayangnya, ia gagal mencatatkan back-to-back juara setelah tumbang pada partai final. Ia harus puas menjadi runner-up setelah kalah dari Wang Zhi Yi asal China yang merupakan unggulan kedua. Ia kalah 2 game langsung dengan skor 15-21 dan 19-21 dalam waktu 59 menit.
4. Unggulan pertama ganda putri menjadi kampiun
Di sektor ganda putri All England 2026, pasangan yang diunggulkan di urutan pertama keluar sebagai juara. Mereka adalah Liu Sheng Shu/Tan Ning asal China yang tampil impresif sepanjang turnamen. Pada partai pemungkas, mereka memulangkan ganda putri Korea Selatan yang berstatus unggulan keempat, yakni Baek Ha Na/Lee So Hee. Dalam waktu 59 menit, mereka menang 2 game langsung dengan skor 21-18 dan 21-12.
5. Unggulan pertama ganda putra juga memenangkan gelar juara
Tidak hanya di sektor ganda putri, di sektor ganda putra yang berstatus unggulan pertama juga keluar sebagai juara. Mereka adalah Kim Won Ho/Seo Seung Jae asal Korea Selatan yang juga pemegang gelar juara edisi sebelumnya. Pada laga final, mereka dipastikan menjadi juara setelah menyingkirkan unggulan kedua asal Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik. Dalam duel dramatis 3 game yang berlangsung selama 63 menit, mereka menang dengan skor tipis 18-21, 21-12, dan 21-19.
Hanya 2 dari 5 unggulan pertama yang berhasil menjadi juara di All Engalnd 2026. Hal itu menandakan bahwa persaingan saat ini tidak berpusat dan didominasi pemain tertentu, terutama sektor tunggal putra dan ganda campuran.

















