Banyak insiden terjadi di MotoGP Catalunya yang berlangsung dari Jumat hingga Minggu (15—17/5/2026). Di sesi Grand Prix, ada 2 red flag yang berkibar akibat kecelakaan, ada 3 kali start, dan ada 2 pembalap cedera parah. Ada juga pembalap yang turun peringkat karena pelanggaran.
Insiden yang membuat bendera merah berkibar terjadi pada lap 12 di lintasan lurus antara tikungan 9 dan 10. Motor yang dikendarai Pedro Acosta (Red Bull KTM Factory Racing) tiba-tiba melambat karena masalah teknis. Alex Marquez (Gresini Racing) yang berada tepat di belakangnya tak bisa menghindar, sehingga kecelakaan parah pun terjadi.
Balapan kemudian dilanjutkan dengan durasi 13 lap. Namun, baru saja dimulai, kecelakaan kembali terjadi di tikungan pertama yang melibatkan Johann Zarco (Castrol LCR Honda), Luca Marini (Honda HRC Castrol), dan Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo). Bendera merah berkibar untuk kedua kalinya.
Meski ada insiden yang membuat Alex Marquez dan Johann Zarco cedera parah, balapan di Catalunya tetap dilanjutkan dengan durasi 12 lap. Balapan tersebut sejatinya berlangsung dalam kondisi yang tak ideal. Bagaimana tidak, beberapa pembalap mengaspal dengan kondisi menahan kesakitan akibat insiden sebelumnya, termasuk Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing) yang jadi kampiun.
Dalam balapan yang penuh drama itu, Diggia dan beberapa pembalap tetap bisa mencetak prestasi serbapertama. Sayangnya, nasib sial dialami Joan Mir (Honda HRC Castrol). Ia kehilangan posisi runner-up dan harus puas finis dengan posisi ke-13. Selain Diggia, siapa lagi yang mendapatkan momen serbapertama di MotoGP Catalunya 2026? Berikut ini ulasannya!
