Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi bulu tangkis.
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/Lisa A)

Thailand Masters 2026 telah resmi berakhir pada 1 Februari 2026 lalu dengan hasil positif bagi tim Indonesia. Berlaga di turnamen Super 300 yang berlangsung pada 27 Januari-1 Februari 2026, Indonesia sukses keluar sebagai juara umum setelah meraih empat gelar juara dan dua runner-up dari berbagai sektor. Salah satu kontribusi penting tersebut datang dari sektor ganda putra yang tampil cukup konsisten sepanjang turnamen.

Indonesia menurunkan empat pasangan ganda putra pada ajang yang bergulir di Bangkok, Thailand ini. Keempat wakil tersebut bersaing sejak babak awal hingga partai puncak, menghadapi lawan-lawan dari berbagai negara. Menarik untuk melihat bagaimana perjalanan dan hasil yang diraih masing-masing ganda putra Indonesia di Thailand Masters 2026.

1. Ali Faathir Rayhan/Devin Arha Wahydi gagal melaju ke babak utama

Ali Faathir Rayhan/Devin Arha Wahydi harus mengawali langkah mereka di Thailand Masters 2026 dari babak kualifikasi. Meski berstatus sebagai unggulan pertama di fase tersebut, perjalanan keduanya tidak berjalan mulus sejak laga perdana. Tekanan pertandingan sudah langsung terasa saat mereka berusaha mengamankan tiket ke babak utama.

Sayangnya, Ali/Devin gagal melanjutkan perjuangan setelah kalah dari pasangan Malaysia, Lau Yi Sheng/Lim Tze Jian. Duel ketat tiga game berakhir dengan skor 20-22, 21-13, dan 21-23 yang memastikan langkah mereka terhenti lebih awal. Hasil ini membuat Ali/Devin menjadi ganda putra Indonesia pertama yang harus angkat koper dari Thailand Masters 2026.

2. Muhammad Rian Ardiano/Rahmat Hidayat terhenti pada babak semifinal

Muhammad Rian Ardiano/Rahmat Hidayat datang ke Thailand Masters 2026 dengan status unggulan kelima. Turnamen ini sekaligus menjadi ajang debut bagi keduanya sejak resmi dipasangkan. Mereka mampu melangkah cukup jauh hingga menembus babak semifinal.

Langkah Rian/Rahmat harus terhenti di semifinal setelah berhadapan dengan sesama wakil Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Menghadapi unggulan pertama turnamen, Rian/Rahmat belum mampu mengimbangi permainan lawan dan kalah dua gim langsung dengan skor 8-21 dan 18-21. Pertandingan tersebut menjadi pertemuan pertama antara kedua pasangan di level turnamen internasional.

3. Nikolaus Joaquin/Raymond Indra gagal menjadi juara Thailand Masters 2026

Nikolaus Joaquin/Raymond Indra tampil sebagai salah satu andalan Indonesia di sektor ganda putra dengan status unggulan kedua. Pasangan muda ini menunjukkan konsistensi dengan kembali menembus partai final dalam dua pekan berturut-turut. Capaian tersebut menegaskan progres positif yang mereka tunjukkan sepanjang turnamen.

Namun, langkah Nikolaus/Raymond terhenti di partai puncak Thailand Masters 2026. Mereka gagal mengatasi perlawanan seniornya, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang berstatus sebagai unggulan pertama. Duel final berdurasi 35 menit itu berakhir dengan kekalahan dua game langsung bagi Nikolaus/Raymond dengan skor 10-21 dan 17-21.

4. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana meraih gelar juara Thailand Masters 2026

Indonesia berhasil menciptakan final sesama wakil di sektor ganda putra Thailand Masters 2026. Dua unggulan teratas Merah Putih memastikan tiket ke partai puncak dan menghadirkan final ideal. Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana yang berstatus unggulan pertama menjadi salah satu pasangan yang tampil konsisten hingga laga terakhir.

Pada partai final, Leo/Bagas sukses menaklukkan juniornya, Nikolaus Joaquin/Raymond Indra, yang menempati unggulan kedua. Mereka keluar sebagai juara setelah menang dua game langsung dengan skor 21-10 dan 21-17 dalam durasi 35 menit. Pertemuan ini menjadi yang pertama bagi kedua pasangan, sekaligus membuat rekor head to head mereka menjadi 1-0 untuk keunggulan Leo/Bagas.

Secara keseluruhan, sektor ganda putra Indonesia menunjukkan performa yang cukup solid sepanjang Thailand Masters 2026. Dari empat pasangan yang diturunkan, Indonesia berhasil mengamankan satu gelar juara dan satu runner-up, sekaligus memastikan dominasi di partai final. Hasil ini turut berkontribusi pada keberhasilan Indonesia keluar sebagai juara umum turnamen Super 300 tersebut.

Capaian di Thailand Masters 2026 juga menjadi catatan penting bagi pembentukan dan perkembangan pasangan-pasangan ganda putra Indonesia. Ke depan, hasil ini diharapkan bisa menjadi modal positif untuk menghadapi turnamen-turnamen selanjutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy