Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Indonesia Panggung Esports Dunia, 32 Tim Bertarung di PMGO 2026
Indonesia jadi tuan rumah PMGO 2026, ajang Esports kelas dunia. (Dok. PUBG Mobile)
  • Jakarta menjadi tuan rumah PMGO 2026 dengan 32 tim dari berbagai negara memperebutkan hadiah US$500 ribu, dan tiga tim Indonesia masih bertahan menuju babak Grand Finals.
  • Penyelenggaraan PMGO 2026 menegaskan posisi Indonesia sebagai kekuatan penting di industri Esports global serta memberi dampak positif bagi pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.
  • Pemerintah dorong kolaborasi antara IP global dan kreator lokal melalui keterlibatan brand, UMKM, serta IP populer seperti Tahilalats untuk memperkuat ekosistem Esports di Tanah Air.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang datang ke Jakarta karena ada lomba game besar namanya PMGO 2026. Ada 32 tim dari banyak negara main PUBG Mobile di Tennis Indoor Senayan. Sekarang tinggal 16 tim yang lanjut, dan tiga tim dari Indonesia masih ikut. Hadiahnya banyak sekali uang. Banyak orang senang dan nonton ramai-ramai.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Penyelenggaraan PMGO 2026 di Jakarta menunjukkan bagaimana Indonesia mampu menjadi tuan rumah ajang Esports dunia dengan dampak positif yang luas. Selain menghadirkan persaingan sengit antar 32 tim internasional, acara ini juga memperkuat posisi Indonesia dalam industri kreatif global melalui kolaborasi antara IP global dan kreator lokal, serta mendorong sektor pariwisata dan ekonomi kreatif nasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Jakarta dan Indonesia kembali menjadi pusat perhatian dunia Esports, usai kepercayaan menjadi tuan rumah PUBG Mobile Global Open (PMGO) 2026 Season 1 Main Event di Tennis Indoor Senayan.

Sebanyak 32 tim terbaik dari berbagai negara ambil bagian dalam turnamen pembuka kalender kompetitif PUBG Mobile 2026 tersebut. Mereka memperebutkan total hadiah sebesar 500 ribu dolar AS atau sekitar Rp8 miliar.

1. Rangkaian laga dimulai sejak 2 Juni

Indonesia jadi tuan rumah PMGO 2026, ajang Esports kelas dunia. (Dok. PUBG Mobile)

Rangkaian pertandingan dimulai sejak 2 Juni dan mencapai puncaknya pada babak Grand Finals yang berlangsung pada 6 sampaia 7 Juni 2026. Dari total 32 peserta, kini tersisa 16 tim terbaik yang berhasil mengamankan tempat di fase penentuan.

Kabar baik datang dari tuan rumah. Indonesia masih memiliki tiga wakil yang menjaga peluang meraih gelar juara di hadapan publik sendiri, yakni Bigetron by Vitality, Pandum, dan BOOM Esports.

2. Menegaskan posisi Indonesia di Esports global

ilustrasi PUBG Mobile (unsplash.com/@amanz)

Tak hanya menjadi ajang adu kemampuan para pemain profesional, PMGO 2026 semakin menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu kekuatan penting dalam industri Esports global. Indonesia memiliki peranan penting.

Direktur Game Kementerian Ekonomi Kreatif, Luat S.P. Sihombing, menyambut positif kehadiran turnamen internasional tersebut. Menurutnya, dampak yang dihasilkan jauh melampaui sekadar kompetisi gim.

"Kami selalu menyambut baik event game dan Esports berskala internasional. Kehadiran turnamen sebesar ini membuka peluang kolaborasi dengan pelaku industri kreatif lokal sekaligus meningkatkan perhatian dunia terhadap Indonesia," ujar Luat dalam keterangannya.

Dia menambahkan, manfaat penyelenggaraan event Esports internasional juga dirasakan oleh sektor pariwisata dan ekonomi kreatif secara luas.

"Kami melihat event seperti ini dapat meningkatkan atensi masyarakat internasional terhadap Indonesia, baik dari sisi pariwisata, industri kreatif maupun industri game itu sendiri," kata Luat.

3. Mendorong kolaborasi antara IP dan kreator lokal

Ilustrasi seseorang bermain game PUBG Mobile di smartphone (unsplash.com/@ziontech)

Pemerintah juga terus mendorong kolaborasi antara pemilik intellectual property (IP) global dengan kreator lokal. Dalam penyelenggaraan PMGO 2026, sejumlah brand dan kreator Indonesia turut dilibatkan melalui berbagai bentuk kerja sama.

Area penyelenggaraan tidak hanya menyajikan pertandingan kelas dunia, tetapi juga diramaikan oleh pelaku UMKM, instalasi interaktif, hingga kolaborasi dengan IP lokal populer Tahilalats yang menyasar generasi muda.

"Esports membawa konektivitas dengan banyak industri lain. Karena itu, esports harus dilihat dari berbagai aspek, bukan hanya dari sisi kompetisinya saja," ujar Luat.

Dengan ribuan penonton yang memadati Tennis Indoor Senayan dan jutaan penggemar yang menyaksikan secara daring, PMGO 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia semakin diperhitungkan sebagai destinasi utama penyelenggaraan turnamen Esports berskala dunia.

Editorial Team

Related Article

Piala Dunia 2026 dalam Angka07 Jun 2026, 06:00 WIBSport