IDN Times/Teatrika Handiko Putri
Seperti Jessica, Ricky (23), mengaku sudah mengikuti Kudus Relay Maraton sebanyak dua kali. Ia menyebut tak banyak perbedaan antara TKRM tahun ini dan tahun kemarin. Perbedaannya hanya water station di tahun ini lebih banyak dibanding tahun kemarin.
"Yang beda itu mungkin water stasionnya yang sekarang lebih banyak. Dan minumannya masih inovatif juga," terang Ricky.
Dia juga memberi masukkan agar perhelatan TKRM juga menyediakan kompres air dingin. Hal itu berguna bagi para pelari ketika kepanasan, bisa langsung dikompres dengan air dingin.
"Kurangnya satu sih, gak ada air dingin buat ngompres kepala. Tahun lalu kan ada untuk 10K. Soalnya kan dari panas, kena air dingin kan enak. Jadi masukannya disediain aja kompres air es," ucapnya.
Kendati demikian, Ricky juga berharap agar relay maraton bisa diadakan setiap tahunnya. Selain itu, ia menyarankan agar jarak relay maraton juga ditambah.
"Mungkin bisa ditambah lagi relay-nya. Kalau di luar negeri kan ada yang 42 km. Mungkin ada yang sudah terbiasa 21 km kayak di Berlin. Tapi memakan waktu juga. Ya berharapnya tahun depan harus ada lagi," harap Ricky.