Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Kiper Inggris yang Main di Piala Dunia Lebih dari 1 Edisi

4 Kiper Inggris yang Main di Piala Dunia Lebih dari 1 Edisi
Bek Inggris, Jarell Quansah (nomor 26), saat dikartu merah wasit dalam duel kontra Meksiko (AFP / Yuri Cortez)
Intinya Sih
  • Gordon Banks membawa Inggris juara Piala Dunia 1966 dan tampil lagi pada 1970, dikenal lewat penyelamatan ikoniknya saat menepis sundulan Pele.
  • Peter Shilton menjadi kiper utama Inggris di tiga edisi Piala Dunia berturut-turut (1982, 1986, 1990) dan mencatat performa konsisten hingga semifinal 1990.
  • David Seaman menjaga gawang Inggris di Piala Dunia 1998 dan 2002, sementara Jordan Pickford menyamai rekor tiga edisi tampil setelah bermain di 2018, 2022, dan 2026.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ada total 14 kiper yang bermain untuk Inggris dalam 17 Piala Dunia yang sudah mereka jalani per 2026. Terdapat empat sosok yang memang mampu tampil dalam dua penyelenggaraan berbeda. Dua di antaranya bahkan menjadi penjaga gawang utama hingga tiga edisi.

1. Gordon Banks bermain untuk Inggris di Piala Dunia 1966 dan 1970

Gordon Banks merupakan kiper yang membawa Inggris meraih trofi Piala Dunia mereka satu-satunya sampai sekarang pada 1966 silam. Penjaga gawang yang saat itu membela Leicester City di level klub tersebut hanya kebobolan 3 gol dari 6 pertandingan. Banks bahkan mencatatkan clean sheet pada empat penampilan pertama. Mereka imbang 0-0 dengan Uruguay, menang 2-0 atas Meksiko dan Prancis, serta mengalahkan Argentina 1-0. Inggris kemudian unggul 2-1 atas Portugal pada semifinal dan membungkam Jerman Barat 4-2 pada final lewat babak tambahan.

Pelatih Inggris, Alf Ramsey, tetap mengandalkan Banks di Piala Dunia 1970. Banks kembali menorehkan clean sheet pada partai pembuka yang berakhir dengan kemenangan 1-0 atas Rumania. Kiper setinggi 1,85 meter tersebut lantas membuat penyelamatan yang disebut-sebut sebagai salah satu yang terbaik dalam sejarah ketika kalah 0-1 dari Brasil pada pertandingan kedua. Banks menepis sundulan Pele. Banks kemudian membuat Inggris menang 1-0 lagi pada laga terakhir kontra Republik Ceko. Sayangnya, ia sakit pada perempat final dan digantikan Peter Bonetti. Inggris kalah 2-3 dari Jerman Barat.

2. Peter Shilton tidak tergantikan di Piala Dunia 1982, 1986, 1990

Setelah 1970, Inggris mengalami kemunduran hingga absen bermain di Piala Dunia dalam dua edisi beruntun. Mereka akhirnya kembali ikut serta pada 1982. Kali ini, status pemain nomor 1 mereka dimiliki Peter Shilton. Penjaga gawang asal Nottingham Forest tersebut sebetulnya tampil apik. Ia hanya kebobolan pada partai pembuka ketika menang 3-1 atas Prancis. Shilton kemudian membawa negaranya menang 2-0 atas Republik Ceko dan 1-0 atas Kuwait. Sayangnya, mereka cuma imbang tanpa gol melawan Jerman Barat dan Spanyol pada fase grup kedua sehingga gagal lolos ke semifinal. Peran vital Shilton lantas makin terlihat di Piala Dunia 1986. Ia bahkan promosi menjadi kapten.

Namun, pencapaian kolektif mereka di Piala Dunia 1986 menurun ke perempat final usai kalah kontroversial 1-2 dari Argentina. Sebelumnya, Inggris menang 3-0 atas Polandia dan Paraguay, imbang 0-0 dengan Maroko, dan kalah 0-1 dari Portugal. Shilton kemudian tetap menjadi kiper utama Inggris di Piala Dunia 1990. Ia membantu timnya imbang 1-1 dengan Irlandia dan 0-0 dengan Belanda, menang 1-0 atas Mesir, dan mengalahkan Belgia serta Kamerun 1-0 lewat babak tambahan. Sayangnya, mereka kalah adu penalti dari Jerman Barat pada semifinal usai seri 1-1. Shilton dan Inggris lantas menelan kekalahan juga pada laga perebutan tempat ketiga. Mereka menyerah 1-2 dari tuan rumah, Italia.

3. David Seaman menjaga gawang Inggris di Piala Dunia 1998 dan 2002

Inggris kembali gagal lolos ke putaran final Piala Dunia pada 1994. Mereka lantas bangkit pada 1998. Inggris memulai kompetisi dengan melawan Tunisia. David Seaman menjaga gawangnya dari kebobolan sehingga tim menang 1-0. Setelahnya, Inggris kalah 1-2 dari Rumania, tapi lolos dari fase grup berkat kemenangan 2-0 atas Kolombia. Mereka lantas berjumpa Argentina pada 16 besar. Pemenang kemudian harus ditentukan lewat adu penalti setelah skor berakhir 2-2. Seaman sebetulnya mampu membuat satu penyelamatan. Ia menahan eksekusi Hernan Crespo. Sayangnya, mereka kalah akibat Paul Ince dan David Batty yang juga tidak mampu mencetak gol.

Seaman kemudian tetap menjadi kiper Inggris di Piala Dunia 2002. Penggawa Arsenal tersebut tampil lebih impresif. Ia memang kebobolan satu gol sehingga timnya hanya imbang 1-1 dengan Swedia pada partai pembuka. Namun, setelahnya, Seaman mencatatkan tiga clean sheet beruntun yang menghasilkan kemenangan 1-0 atas Argentina, 3-0 atas Denmark, dan keimbangan dengan Nigeria. Naas, reputasi impresif Seaman tercoreng gara-gara aksi Ronaldinho pada perempat final. Gelandang Brasil itu membuat timnya menang 2-1 usai mencetak gol lewat tendangan bebas yang dieksekusi dari hampir tengah lapangan. Padahal, Inggris unggul lebih dulu.

4. Jordan Pickford membela Inggris di Piala Dunia 2018, 2022, dan 2026

Jordan Pickford baru saja menyamai rekor Peter Shilton sebagai kiper Inggris yang mampu bermain di Piala Dunia dalam tiga edisi berbeda. Namun, tidak seperti Shilton, pemain asal Everton itu gagal menyapu bersih semua pertandingan. Pickford digantikan Dean Henderson saat Inggris menang 6-4 atas Prancis pada laga perebutan tempat ketiga Piala Dunia 2026.

Pickford selalu bermain untuk Inggris di Piala Dunia sebelum pertandingan tersebut. Ia total tampil 19 kali, kebobolan 20 gol, dan membuat 6 clean sheet. Penjaga gawang kidal ini membawa The Three Lions mencapai semifinal di Piala Dunia 2018 dan kalah pada laga perebutan tempat ketiga, perempat final pada 2022, dan akhirnya peringkat ketiga di Piala Dunia 2026.

Jordan Pickford saat ini berusia 32 tahun. Itu membuat peluangnya untuk tetap bermain di Piala Dunia 2030 terbilang masuk akal. Lantas, akankah Pickford menjadi kiper Inggris pertama yang mampu tampil dalam empat Piala Dunia berbeda?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More