Informasi adanya kerusakan aspal Autodromo Internacional de Goiania dari Piero Taramasso sejalan dengan pernyataan sejumlah pembalap MotoGP selepas balapan utama GP Brasil. Alex Rins, misalnya, mengaku jarinya terluka akibat terkena pecahan aspal yang beterbangan pada lap pertama. Hal tersebut cukup mengganggunya saat mengerem motor.
"Silakan tanyakan pada jariku apakah mereka bisa merasakan batu-batu beterbangan di tikungan 11 dan 12. Salah satu di antaranya mengenaiku. Itu terjadi pada awal balapan. Itu tak menghalangiku melaju kencang, tetapi cukup mengganggu karena aku memakai jari untuk mengerem," ujar Alex Rins dalam wawancara dengan DAZN dilansir Motorsport.
Selain Alex Rins, Alex Marquez juga mengeluhkan hal serupa terkait kondisi aspal tikungan 11 dan 12. Pembalap Gresini Racing itu tak segan menyebut dirinya seperti menjalani balapan motocross saat melintasi dua tikungan tersebut. Marquez berharap permasalahan aspal trek dapat menjadi perhatian pihak terkait agar hal serupa tak terjadi musim depan.
Marquez sebetulnya telah mengusulkan kepada direktur olahraga Gresini Racing, Michele Masini, untuk menunda start balapan. Sebab, pengumuman pemangkasan durasi balapan terjadi beberapa menit sebelum warm-up lap. Sayangnya, usulan tersebut tidak mendapat respons positif.
"Mereka baru memberitahuku tentang perubahan itu saat 4 menit sebelum warm-up lap. Kami sama sekali tidak memperoleh informasi itu sebelumnya. Aku sudah meminta kepada Masini untuk mengajukan penundaan start agar bisa mengecek sistem elektronik dan ban. Namun, mereka menganggap itu tidak perlu," jelas Alex Marquez dikutip Motorsport.