Oscar Piastri turut berbicara soal peluangnya pada paruh kedua Formula 1 2025. Ia percaya diri mampu meraup lebih banyak kemenangan pada sepuluh balapan tersisa musim ini. Piastri juga menilai performanya sepanjang paruh pertama berada pada level yang sangat baik.
"Performa pada paruh pertama sangat luar biasa. Aku pikir beberapa balapan terakhir berjalan dengan sangat baik. Aku merasa telah menjalani balapan yang kuat dan pertarungannya sangat ketat. Aku berharap akan ada lebih banyak hal seperti itu setelah jeda musim panas," jelas Oscar Piastri dikutip F1i.
Peluang Piastri menyegel gelar juara Formula 1 untuk pertama kalinya masih terbuka. Asa itu bisa jadi kenyataan asalkan Piastri mampu menjaga konsistensi performa serta ketenangan pada tiap pekan balap. Sedikit kesalahan dapat membuat jarak poinnya dengan Lando Norris semakin menipis atau bahkan disalip.
Apabila berhasil merengkuh gelar juara, Piastri akan menjadi pembalap Australia ketiga dalam sejarah Formula 1 yang meraih gelar prestius tersebut. Sebelumnya, Jack Brabham menjadi juara pada 1959, 1960, dan 1966. Kemudian, Alan Jones menorehkan pencapaian serupa pada 1980.
Terlepas dari itu, Piastri telah membuktikan performa terbaiknya bersama McLaren, terutama sepanjang paruh pertama musim ini. Penampilannya di balik kemudi MCL39 tak bisa dipandang sebelah mata. Bisakah ia menjadi jawara pada akhir musim? Patut untuk dinantikan bersama.