Jakarta, IDN Times - PBSI buka suara soal alasan sederet elite bulu tangkis Merah-Putih tak masuk dalam daftar skuad SEA Games 2025. Hal ini menyusul daftar nama terbaru 20 atlet yang akan diturunkan untuk mentas di Thailand pada 9-20 Desember 2025 mendatang.
Dari daftar nama terbaru, tak tampak nama Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri. Padahal, PSBI baru menambahkan dua elite untuk ikut masuk dalam tim.
PBSI Ungkap Alasan Jojo, Ginting, dan Fajar/Fikri Absen SEA Games 2025

Intinya sih...
PBSI mengungkap alasan Jojo, Ginting, dan Fajar/Fikri absen di SEA Games 2025
Alasan para elite tak masuk skuad karena berhalangan hadir dan butuh waktu pemulihan
PBSI optimistis bisa mencapai target dua medali emas di SEA Games 2025
1. Alasan para elite tak masuk skuad
PBSI mengakui memasukkan nama Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, dan Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri dalam daftar pemain tambahan untk SEA Games 2025. Namun, keempat atlet tersebut berhalangan untuk masuk dalam skuad.
"Fajar sudah terjadwal untuk acara pernikahan dan Fajar/Fikri juga sudah terjadwal dengan kegiatan Umroh," tulis PBSI dalam keterangan tertulis pada Jumat (28/11/2025).
"Lalu untuk Ginting bertepatan dengan jadwal atau waktu untuk menantikan kelahiran buah hatinya. Sedangkan Jojo membutuhkan waktu yang lebih panjang untuk recovery dan persiapan menuju WTF setelah dirinya mengikuti beberapa turnamen internasional secara beruntun," sambung PBSI dalam rilis.
2. Baru tambahkan dua pemain senior
Demi mencapai hasil maksimal, PBSI mengubah skuad untuk SEA Games 2025. Sebanyak dua pemain elite dimasukkan dalam tim yakni Gregoria Mariska Tunjung (tunggal putri) dan ganda putra non pelatnas, Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani. Perubahan dilakukan berdasarkan hasil final review yang dilakukan bersama Kemenpora.
“Penambahan nama ini dilakukan dengan pertimbangan teknis dan strategis agar tim Indonesia memiliki komposisi terbaik dalam upaya meraih target dua medali emas di ajang SEA Games 2025," kata Kabid Binpres PBSI, Eng Hian dalam keterangan tertulis pada Jumat (28/11/2025).
"Hal ini merupakan langkah kami (PBSI) untuk berkomitmen dan mendukung penuh program dan kebijakan Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) dalam mewujudkan target nasional perolehan dua medali emas di ajang SEA Games XXXIII Tahun 2025,” sambung dia.
3. Optimistis bisa mencapai target
Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan target dua medali emas untuk tim bulu tangkis Indonesia. PBSI optimistis bisa mencapai target yang dibebankan di SEA Games 2025.
"Dengan persiapan matang dan kerja sama semua pihak, kami optimistis Indonesia mampu mencapai target yang telah ditetapkan pada SEA Games mendatang. Bulutangkis selalu menjadi kebanggaan Indonesia. Oleh karena itu kami ingin memastikan tradisi prestasi ini terus berlanjut,” kata Sekjen PBSI, Ricky Soebagdja dalam keterangan tertulis.
Sebagai catatan, target yang dibebankan kepada PBSI terbilang lebih rendah dibanding capaian skuad bulu tangkis Indonesia pada SEA Games 2023 lalu.
Pada edisi lalu, skuad Garuda pulang sebagai juara umum dari cabor bulu tangkis dengan mengantongi total 11 medali yang terdiri dari lima medali emas, tiga perak, dan tiga perunggu.