Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pelatih Sebut Alwi Farhan Terpukul Usai Kalah di Thomas Cup 2026
Alwi Farhan turun di partai ketiga melawan Thailand dalam laga fase Grup D Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)
  • Pelatih Indra Widjaja mengungkapkan Alwi Farhan sempat terpukul setelah gagal memenuhi tanggung jawabnya di Thomas Cup 2026.
  • Alwi mencatat satu kemenangan dan dua kekalahan di fase grup, termasuk kekalahan krusial melawan Prancis yang membuatnya kecewa.
  • Indra berharap kekalahan itu jadi pelajaran berharga bagi pemain muda, sambil menyiapkan Alwi untuk tampil di Singapore Open dan Indonesia Open.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pelatih tunggal putra Indonesia, Indra Widjaja, blak-blakan mengakui anak asuhnya, Alwi Farhan, sempat terpukul dengan kekalahan di Thomas Cup 2026. Indra mengakui Alwi merasa tak menjalankan tanggung jawab dengan baik.

"Alwi cukup terpukul juga dengan kekalahannya. Dia merasa tanggung jawabnya tidak bisa diselesaikan dengan baik," kata Indra ditemui di Pelatnas PBSI Cipayung, Rabu (20/5/2026).

1. Alwi kalah dua kali

Alwi Farhan turun di partai ketiga melawan Thailand dalam laga fase Grup D Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)

Alwi diturunkan di seluruh laga fase grup D untuk membela Indonesia di Thomas Cup 2026. Dari total tiga pertandingan yang dijalaninya, Alwi hanya menang satu kali, yakni saat melawan wakil Aljazair, Mohamed Abderrahime Belarbi (21-8, 21-7).

Alwi kalah dua kali di fase grup. Kekalahan pertama saat Indonesia menghadapi Thailand. Alwi tumbang rubber game dari Panitchaphon Teeraratsakul dengan skor 21-14, 17-21, 16-21.

Kekalahan kedua terjadi di laga krusial Indonesia melawan Prancis. Alwi dibekuk Alex Lanier dengan skor 16-21, 19-21.

2. Berharap jadi pelajaran

Alwi Farhan turun di partai ketiga melawan Thailand dalam laga fase Grup D Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)

Indra berharap skuad Indonesia, terutama para pemain muda seperti Alwi dan Moh. Zaki Ubaidillah, dapat segera move on dari kekalahan di Thomas Cup 2026. Menurut Indra, kekalahan tersebut semestinya bisa menjadi pecutan semangat untuk Alwi dan Ubed, sapaan akrab Zaki Ubaidillah.

"Proses yang seperti ini memang kekalahannya menyakitkan. Tapi semoga kekalahan yang menyakitkan ini bisa jadi pecutan yang keras untuk kita lebih tahu, bahwa pressure-pressure seperti itu tuh ya memang sudah mulai tugasnya mereka (pemain muda) nih," kata Indra.

3. Tatap Singapore Open dan Indonesia Open

Alwi Farhan turun di partai ketiga melawan Thailand dalam laga fase Grup D Thomas Cup 2026 (dok.PP PBSI)

Perjuangan Alwi musim ini belum selesai. Selanjutnya, Alwi akan ditutunkan berlaga di BWF Super 750 Singapore Open dan Super 1000 Indonesia Open.

Indra mengaku persiapan Alwi sudah berjalan dengan baik. Termasuk mengevaluasi faktor penyebab kekalahannya di Thomas Cup lalu.

"Persiapannya sudah bagus. Kekalahan di Thomas Cup kemarin sedikit banyak, pelan-pelan dirapikan lagi lah," ujar Indra.

Editorial Team