Janji Alwi Farhan Bangkit di Thomas Cup Usai Kekalahan Mengejutkan

- Alwi Farhan kalah dari Panitchapon Teeraratsakul di penyisihan Grup D Thomas Cup 2026 dengan skor 21-14, 17-21, 16-21 dan mengakui banyak tekanan saat bermain.
- Alwi mengaku kaget dengan perubahan gaya permainan lawan yang lebih agresif dan berani, membuatnya kesulitan mengantisipasi serangan di game kedua dan ketiga.
- Meski kecewa atas kekalahan, Alwi meminta maaf kepada Indonesia dan berjanji bangkit untuk laga krusial berikutnya melawan Prancis di Thomas Cup 2026.
Jakarta, IDN Times - Kekalahan dari wakil Thailand, Panitchapon Teeraratsakul, dalam penyisihan Grup D Thomas Cup 2026 dengan skor 21-14, 17-21, 16-21, menjadi salah satu catatan buat Alwi Farhan. Hasil minor yang diakui Alwi tak seharusnya diterima dan wajib menjadi bahan evaluasi besar.
Dalam duel itu, Alwi mengaku bermain dengan tekanan penuh. Namun, Alwi berjanji akan segera bangkit saat membela Indonesia di pertandingan selanjutnya.
1. Kaget dengan keberanian lawan

Alwi mengakui kaget dengan performa Panitchapon. Gaya Panitchapon yang berubah di game kedua, membuat Alwi kaget, karena temponya menjadi lebih tinggi dengan banyak mengambil risiko.
"Saya mengakui tertekan sejak game kedua dan ketiga. Dia bisa mengembangkan permainan, berbeda dengan pertemuan sebelumnya. Karena di sini bolanya lebih kencang, serangannya lebih masif, berani dan nekat. Itu kelebihan dia dan saya kurang bisa mengantisipasinya," kata Alwi.
2. Minta maaf dan janji untuk bangkit

Kekalahan ini, diakui Alwi, begitu menyakitkan. Dia berjanji tak akan mengulangi kesalahannya dan memberikan yang terbaik jika kembali diturunkan dalam duel melawan Prancis.
"Saya mengakui kekalahan dan meminta maaf untuk Indonesia karena tidak bisa menyumbang poin. Saya bakal lebih bertanggung jawab bila ke depan kembali diturunkan," kata Alwi.
3. Tugas belum selesai

Tugas Alwi di Thomas Cup 2026 belum selesai. Dia masih harus membela Tim Indonesia untuk menjalani laga krusial melawan Prancis.
Alwi berpeluang diturunkan sebagai tunggal pertama atau kedua skuad Merah-Putih. Ada dua pemain yang berpotensi dihadapi Alwi, yakni Christo Popov atau Alex Lanier.
Berdasarkan catatan head-to-head, Alwi sudah pernah bersua Christo sekali, yakni pada babak 32 besar Kumamoto Japan Masters 2024. Kala itu, Alwi kalah 13-21, 16-21. Sementara itu, head-to-head Alwi melawan Alex Lanier imbang 2-2. Pertemuan terakhir mereka terjadi pada babak 32 besar Malaysia Open 2026. Kala itu, Alwi kalah 13-21, 21-19, 13-21.

















