Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
ilustrasi bulu tangkis
ilustrasi bulu tangkis (pexels.com/Saif71.com)

Intinya sih...

  • Adnan/Indah meraih gelar juara di Thailand Masters 2026

  • Mereka mengalahkan ganda campuran tuan rumah pada babak pertama

  • Membekuk duet anyar Singapura-Indonesia pada babak kedua

  • Menang atas ganda campuran unggulan ketiga asal China pada perempat final

  • Menumpas ganda campuran baru Jepang pada semifinal

  • Membungkam sesama ganda campuran Indonesia pada laga pemungkas

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Sektor ganda campuran Indonesia sukses menyumbangkan gelar juara di Thailand Masters 2026. Gelar juara tersebut diraih lewat duet yang diunggulkan di urutan keenam, yakni Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Mereka keluar sebagai pemenang turnamen World Tour Super 300 ini pada Minggu (1/2/2026), di Nimibutr Stadium, Bangkok, Thailand.

Bagi Adnan/Indah, ini merupakan gelar juara pertama mereka musim ini sekaligus gelar juara pertama mereka di turnamen World Tour. Tentu bukan hal yang mudah untuk meraih gelar juara di turnamen ini. Simak perjuangannya lewat rekap hasil pertandingan mereka selama di Thailand Masters 2026 berikut.

1. Langsung mengalahkan ganda campuran tuan rumah pada babak pertama

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil langsung disuguhkan dengan lawan tangguh pada babak pertama Thailand Masters 2026. Mereka dihadapkan dengan salah satu ganda campuran andalan tuan rumah, yakni Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai. Dalam laga ini, mereka susah payah meraih kemenangan sebelum akhirnya menutup laga 3 game yang berlangsung selama 59 menit dengan skor ketat 15-21, 21-19, dan 21-17. Kemenangan ini tercatat sebagai kemenangan pertama mereka dari pasangan peringkat 29 dunia tersebut. Kemenangan ini juga membuat rekor pertemuan mereka menjadi sama kuat 1-1.

2. Membekuk duet anyar Singapura-Indonesia pada babak kedua

Pada babak kedua Thailand Masters 2026, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil bersua duet anyar lintas negara, yakni Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja. Mereka sukses membekuk ganda campuran Singapura-Indonesia itu dalam duel singkat 2 game langsung yang berdurasi 36 menit. Mereka menang dengan skor tipis 21-17 dan 21-19. Ini menjadi kemenangan pertama pada pertemuan pertama mereka dengan ganda campuran peringkat 275 dunia tersebut.

3. Menang atas ganda campuran unggulan ketiga asal China pada perempat final

Lawan berat harus dihadapi Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil pada perempat final Thailand Masters 2026. Mereka berduel melawan Cheng Xing/Zhang Chi asal China yang merupakan unggulan ketiga sekaligus pemegang peringkat 16 dunia. Pada laga ini, Adnan/Indah menang tanpa menuntaskan laga sepeuhnya. Mereka dinyatakan menang saat kedudukan skor masih berimbang 13-21 dan 22-20 dalam waktu 43 menit. Hal itu disebabkan pasangan China memutuskan mundur karena mengalami cedera setelah laga game kedua.

4. Menumpas ganda campuran baru Jepang pada semifinal

Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berjumpa ganda campuran Jepang pada semifinal Thaiand Masters 2026. Mereka bertarung melawan Akira Koga/Natsu Saito yang belum lama ini dipasangkan dan masih berada di peringkat 202 dunia. Menghadapi ganda campuran nonunggulan tersebut, Adnan/Indah merebut kemenangan 2 game langsung dengan skor 29-27 dan 21-16 dalam waktu 51 menit.

5. membungkam sesama ganda campuran Indonesia pada laga pemungkas

Pada laga pemungkas Thailand Masters 2026, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil bersua sesama ganda campuran Indonesia yang berstatus nonunggulan, yaki Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Laga kali ini berlangsung ketat hingga 3 game yang berdurasi 62 menit. Adnan/Indah akhirnya mengamankan kemenangan sekaligus gelar juara atas duet peringkat 41 dunia tersebut dengan skor tipis 18-21, 21-19, dan 21-17. Kemenangan ini tidak hanya memastikan gelar juara, tetapi juga mempertegas keunggulan mereka dalam rekor pertemuan dengan 3-0.

Tidak hanya memastikan gelar juara, kemenangan Adnan/Indah kali ini juga memutus penantian panjang sektor ganda campuran Indonesia di Thailand Masters. Sejak pertama kali dihelat pada 2016, belum ada satu pun ganda campuran Tanah Air yang mampu merenggut gelar juara. Kali ini, catatan itu terhenti lewat kemenangan manis Adnan/Indah.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team