Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
potret Diogo Moreira
potret Diogo Moreira (commons.wikimedia.org/TeamEG00)

Diogo Moreira menjadi salah satu pembalap debutan di MotoGP 2026. Pembalap asal Brasil itu memperkuat LCR Honda setelah menjadi juara Moto2 2025. Moreira mengisi kursi Somkiat Chantra yang pindah ke WorldSBK.

Moreira telah melakukan persiapan menyongsong bergulirnya MotoGP musim ini. Salah satunya adalah mengikuti tes shakedown. Pada sesi tersebut, Moreira mencatatkan hasil yang mengesankan. Ia bahkan mampu mengungguli Toprak Razgatlioglu pada hari terakhir tes.

1. Diogo Moreira mengungguli Toprak Razgatlioglu pada hari ketiga tes shakedown MotoGP 2026

Diogo Moreira turun selama tiga hari tes shakedown yang digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 29--31 Januari 2026. Pada hari pertama, Moreira mencatatkan waktu 2 menit 0,894 detik. Ia terpaut 2,803 detik dari Aleix Espargaro yang menjadi pembalap tercepat.

Moreira mencatatkan peningkatan pada hari kedua. Ia menorehkan waktu 1 menit 59,930 detik. Moreira berjarak 2,022 detik dari pembalap Pramac Yamaha, Jack Miller. Capaian itu menempatkannya di posisi kesebelas dari 12 pembalap.

Moreira mempertajam catatan waktunya pada hari pemungkas. Ia menuntaskan tes shakedown dengan perolehan waktu 1 menit 58,338 detik. Moreira tertinggal 1,165 detik dari Aleix Espargaro. Catatan waktu tersebut membuatnya unggul 0,127 detik atas Toprak Razgatlioglu.

"Kami berburu catatan waktu pada sesi pagi. Torehan waktu 1 menit 58 detik adalah hal yang sangat bagus untukku. Kami melakukan simulasi balapan sprint pada siang hari. Itu tidak buruk juga. Kecepatan balapku benar-benar bagus," kata Diogo Moreira dilansir Speedweek.

2. Diogo Moreira memanfaatkan momen tes pramusim untuk beradaptasi dengan RC213V

Diogo Moreira senang bisa menjalani tes shakedown di Sirkuit Sepang bersama LCR Honda. Pembalap berusia 21 tahun itu menekankan pentingnya beradaptasi dengan motor RC213V. Ia juga menyoroti kinerja tim yang melakukan sejumlah pengaturan motor selama tes berlangsung.

"Aku sangat senang karena kami bekerja dengan baik saat tes shakedown. Bagiku, mengenal motor dan tim adalah prioritas saat ini. Kami masih punya banyak pekerjaan yang harus dilakukan. Namun, kami bisa meningkat pesat pada hari ketiga. Kami bekerja pada pengaturan motor dan itu sangat memperbaiki situasi," jelas Diogo Moreira dikutip Speedweek.

3. Diogo Moreira berlatih bersama Marc Marquez dan Alex Marquez dengan motor flat track saat libur kompetisi

Diogo Moreira telah mempersiapkan diri menyambut MotoGP 2026 sejak libur kompetisi. Ia berlatih bersama Marc Marquez dan Alex Marquez pada 22 Desember 2025. Ketiga pembalap tersebut melakukan latihan di Sirkuit Alcarras, Spanyol.

Moreira menggunakan motor Honda yang biasa dipakai di sirkuit berjenis flat track. Tipe motor tersebut bukanlah barang baru untuk Moreira. Pembalap bernomor motor 11 itu sering menggunakannya untuk berlatih ketika jeda kompetisi.

Penampilan Moreira di atas motor untuk sirkuit flat track mendapat perhatian Pedro Acosta. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu memuji talenta balap Moreira. Acosta melihat Moreira memiliki insting dan kemampuan beradaptasi dengan berbagai jenis motor. Ia yakin Moreira bisa menunjukkan performa terbaik saat berkiprah di MotoGP.

"Dia sangat berbakat. Kamu hanya perlu melihat videonya saat berada di flat track, supermoto, motocross, atau balapan lainnya. Dia tampil cepat pada semua disiplin balapan. Jika dia berhasil masuk ke MotoGP, dia akan tetap hebat karena tak akan lupa cara mengendarai motor," kata Pedro Acosta dilansir Paddock GP.

Diogo Moreira akan menghadapi tantangan sesungguhnya pada seri pembuka MotoGP 2026 di Buriram, Thailand, pada 27 Februari--1 Maret 2026. Sebelum itu, ia bakal melakoni tes pramusim di Sepang, Malaysia, pada 3--5 Februari 2026 dan di Buriram pada 21--22 Februari 2026. Moreira perlu memanfaatkan momen tersebut untuk lebih mengenal karakteristik RC213V. Dengan begitu, ia bisa mendapat gambaran kelebihan serta kekurangan motor sebagai bekal menghadapi ketatnya persaingan di kejuaraan.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy