Surfer Indonesia, Rio Waida di ajang Olimpiade Tokyo 2020. (dok. NOC Indonesia)
Rio Waida sendiri menorehkan catatan apik di olahraga surfing. Dia jadi atlet Indonesia pertama yang meraih gelar back to back di Men's Challenger Series.
Dia pun berpotensiu bakal mentas di ajang paling bergengsi World Surf League 2023. Syaratnya, tampil konsisten dan menjaga posisinya di peringkat 10 besar.
Dikutip laman Wolrd Surf League, usaha Rio untuk menjadi atlet olahraga tak melulu berjalan lancar. Kondisi medis membuat pertumbuhan dia sedikit terhambat. Ia bahkan harus melakukan pengobatan hormon agar pertumbuhan tubuhnya berjalan baik.
Kondisi itu sempat membuat Rio diremehkan, tetapi hal itu tak menjadikan dia frustrasi. Rio malah lebih bersemangat berlatih dan mengikuti berbagai kejuaraan nasional maupun internasional hingga namanya mulai diakui karena punya talenta spesial dengan usia muda di Pulau Dewata.
Puncaknya, dia berhasil meraih prestasi menjadi juara di ajang Quiksilver Young Guns Surf. Rio Waida bahkan meraih 10 ribu dollar atau Rp140 juta dari pencapaiannya itu. Perlahan nasib hidupnya pun terus berubah, karena dengan mengantongi duit sebanyak itu, ia bisa mendapatkan modal mengikuti kejuaraan secara mandiri.