Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ilustrasi bulu tangkis.
Ilustrasi bulu tangkis. (pexels.com/Mustafa Fatemi)

Intinya sih...

  • Bobby/Melati mengalahkan pasangan Malaysia dengan skor telak 21-9 dan 21-11 pada babak pertama.

  • Pasangan Indonesia menaklukkan pasangan unggulan kedelapan asal Taiwan dalam dua game langsung pada babak kedua.

  • Di perempat final, Bobby/Melati berhasil menyingkirkan pasangan Denmark setelah pertandingan sengit selama 36 menit.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Thailand Masters 2026 telah resmi berakhir dengan hasil positif bagi Indonesia yang keluar sebagai juara umum. Dari turnamen Super 300 tersebut, Indonesia berhasil mengoleksi empat gelar juara serta dua runner-up. Menariknya, dua posisi runner-up itu lahir dari sektor ganda putra dan ganda campuran yang sama-sama menghadirkan final sesama wakil Indonesia.

Salah satu runner-up datang dari sektor ganda campuran lewat pasangan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Mereka harus mengakui keunggulan rekan senegaranya di partai final, tetapi pencapaian ini tetap layak mendapat apresiasi. Berstatus bukan unggulan, Bobby/Melati justru mampu melangkah konsisten hingga final, lalu seperti apa perjalanan mereka sepanjang Thailand Masters 2026?

1. Mengalahkan pasangan Malaysia pada babak pertama

Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti memulai langkah mereka di Thailand Masters 2026 dengan hasil meyakinkan. Pada babak pertama, pasangan Indonesia ini berhadapan dengan wakil Malaysia, Liew Xun/Ho Lo Ee. Bobby/Melati tampil dominan sejak awal laga dan mengontrol jalannya pertandingan.

Kemenangan tersebut diraih Bobby/Melati dalam dua game langsung dengan skor telak 21-9 dan 21-11. Pertandingan berdurasi 28 menit itu menjadi pertemuan kedua bagi kedua pasangan di level internasional. Hasil ini sekaligus membuat Bobby/Melati unggul head to head 2-0 atas Liew Xun/Ho Lo Ee.

2. Menaklukkan pasangan unggulan kedelapan pada babak kedua

Di babak kedua, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti menghadapi tantangan lebih besar dari pasangan unggulan kedelapan asal Taiwan, Chen Cheng Kuan/Hsu Yin Hui. Laga ini berlangsung lebih ketat dibanding babak pertama, tetapi Bobby/Melati mampu menjaga konsistensi permainan mereka. Dengan strategi yang rapi dan komunikasi yang solid, pasangan Indonesia berhasil mendominasi momen-momen penting pertandingan.

Kemenangan diraih dalam dua game langsung dengan skor 21-18 dan 21-15 setelah 33 menit pertandingan. Hasil ini menandai pertemuan pertama mereka melawan pasangan Taiwan tersebut, sekaligus membuat head to head Bobby/Melati unggul 1-0. Kemenangan ini memastikan langkah mereka melaju ke babak perempat final dan menambah kepercayaan diri menjelang laga-laga berikutnya.

3. Menyingkirkan pasangan Denmark pada perempat final

Perempat final Thailand Masters 2026 menghadirkan ujian berat bagi Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti. Mereka bertemu dengan pasangan Denmark, Rasmus Espersen/Amalie Cecilie Kudsk, yang memiliki peringkat lebih tinggi di atas kertas. Meski begitu, Bobby/Melati tampil tenang dan mampu menyesuaikan ritme permainan lawan dengan baik.

Pertandingan berlangsung sengit selama 36 menit, namun Bobby/Melati berhasil memenangkan dua game langsung dengan skor 21-17 dan 21-16. Kemenangan ini menjadi bukti bahwa peringkat bukanlah segalanya, selama strategi dan kerja sama tim dijalankan dengan tepat. Hasil ini membawa pasangan Indonesia melaju ke semifinal dan semakin mendekat ke laga puncak.

4. Mekalukkan rekan senegara yang berstatus unggulan keempat

Di babak semifinal, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti kembali menghadapi tantangan berat dengan bertemu rekan senegara mereka sendiri, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, yang berstatus unggulan keempat. Pertandingan ini menjadi laga penting karena memperebutkan tiket ke final Thailand Masters 2026. Bobby/Melati memulai laga dengan agresif dan mampu mengendalikan permainan sejak game pertama.

Hasilnya, mereka menang dua game langsung dengan skor 21-8 dan 21-18 dalam durasi 37 menit. Kemenangan ini sekaligus membuat head to head mereka melawan Amri/Nita menjadi sempurna 2-0. Dengan hasil ini, Bobby/Melati resmi melangkah ke final dan siap menghadapi rekan senegara lainnya dalam partai puncak.

5. Harus puas menjadi runner-up setelah kalah rubber di babak final

Di partai final Thailand Masters 2026, Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti harus mengakui keunggulan rekan senegara mereka sendiri, pasangan unggulan keenam, Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. Pertandingan berlangsung sengit dan berjalan hingga rubber game, menunjukkan perjuangan maksimal dari kedua pasangan. Meskipun kalah, Bobby/Melati tampil penuh semangat dan memberikan perlawanan yang ketat di setiap game.

Hasil akhir mencatatkan skor 21-18, 19-21, dan 17-21 dalam durasi 1 jam 2 menit, menandai kekalahan ketiga beruntun mereka atas Adnan/Indah. Head to head kedua pasangan kini menjadi 3-0 untuk keunggulan Adnan/Indah. Meski harus puas menjadi runner-up, pencapaian Bobby/Melati tetap mengesankan, mengingat mereka bukan unggulan dan mampu menembus final turnamen Super 300 ini.

Perjalanan Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti di Thailand Masters 2026 menunjukkan performa konsisten meski mereka bukan pasangan unggulan. Mereka berhasil menyingkirkan beberapa lawan tangguh sebelum kalah tipis di final dari rekan senegara yang berstatus unggulan keenam. Hasil ini menegaskan bahwa pasangan Indonesia ini memiliki potensi besar untuk turnamen berikutnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team