Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sebab Francesco Bagnaia Lolos Penalti Tekanan Ban di GP Catalunya 2026
Francesco Bagnaia saat menjalani pekan balap GP Malaysia 2025. (commons.wikimedia.org/Liauzh)

Balapan utama MotoGP Catalunya 2026 yang berlangsung pada Minggu (18/5/2026) malam WIB diwarnai sejumlah kejadian. Salah satunya adalah beberapa pembalap terkena penalti imbas tekanan ban yang tidak sesuai. Ini menyebabkan adanya perubahan hasil balapan.

Francesco Bagnaia sebetulnya termasuk daftar pembalap yang menjalani pemeriksaan tekanan ban. Namun, pembalap Ducati Lenovo Team itu tidak dinyatakan melanggar. Alhasil, ia naik satu posisi sehingga dinyatakan finis ketiga. Mengapa bisa terjadi?

1. Francesco Bagnaia menuntaskan balapan di posisi kelima pada balapan utama GP Catalunya 2026

Francesco Bagnaia sempat terlempar ke posisi ke-16 pada lap pertama balapan utama MotoGP Catalunya 2026. Ia baru menembus posisi kesebelas pada lap keenam. Sayangnya, balapan terhenti pada lap 12 akibat kecelakaan yang dialami Alex Marquez sebelum memasuki tikungan 10.

Balapan kembali berlanjut dengan posisi start sesuai posisi pembalap pada lap kesebelas. Ini menempatkan Bagnaia di posisi kesepuluh pada restart pertama. Namun, Bagnaia justru terjatuh di tikungan pertama setelah terkena kontak motor Johann Zarco. Beruntung, Bagnaia masih bisa ikut restart kedua.

Pada restart kedua, Bagnaia langsung melesat ke posisi ketiga pada lap pertama. Sayangnya, Fabio Di Giannantonio pada lap keempat sehingga turun ke posisi keempat. Bahkan, Bagnaia sempat melorot ke posisi kelima ketika balapan tersisa lima lap. Pembalap bernomor motor 63 itu menuntaskan balapan di posisi kelima setelah Pedro Acosta terjatuh di sektor terakhir.

2. Francesco Bagnaia berhak atas posisi ketiga pada hasil balapan GP Catalanya 2026 setelah terbukti tidak melanggar aturan tekanan ban

Setelah balapan utama MotoGP Catalunya 2026, Francesco Bagnaia masuk daftar pembalap yang diperiksa terkait tekanan ban. Selain Bagnaia, pembalap lain yang juga menjalani pemeriksaan yang sama adalah Raul Fernandez, Toprak Razgatlioglu, Jack Miller, Alex Rins, dan Joan Mir.

Bagnaia menjadi pembalap yang terhindar dari penalti 16 detik. Crash melansir, FIM Stewards menyebut tekanan ban motor Bagnaia sudah sesuai aturan pada start balapan. Penurunan tekanan ban yang terjadi terbukti berasal dari kebocoran pada pelek roda. Situasi tersebut membuat direktur teknis dan Michelin sebagai pemasok ban memutuskan untuk tidak memberikan penalti kepada Bagnaia.

Putusan tersebut membuat Bagnaia naik ke posisi ketiga pada hasil balapan GP Catalunya 2026. Sebab, Ai Ogura yang finis di posisi keempat terkena penalti 3 detik setelah insiden dengan Pedro Acosta pada lap terakhir. Hukuman tersebut membuat Ogura turun ke posisi kedelapan.

3. Francesco Bagnaia menyambut gembira atas keberhasilan finis ketiga di GP Catalunya 2026

Francesco Bagnaia senang atas pencapaian finis di posisi ketiga pada balapan utama GP Catalunya 2026. Bagnaia mengaku tidak menaruh ekspektasi berlebihan saat restart kedua, terlebih ia sempat terjatuh di tikungan pertama imbas insiden dengan Johann Zarco pada restart pertama. Ia mengharapkan performa yang lebih baik pada balapan berikutnya.

"Saat restart, aku tidak berharap banyak karena aku langsung menggunakan motor yang belum pernah kukendarai sebelumnya. Apalagi, ban yang terpasang adalah ban bekas. Walau begitu, aku melakukan start dengan baik. Kepalaku mulai berputar setelah menjalani tiga lap sehingga yang bisa aku lakukan adalah fokus pada mode bertahan," jelas Bagnaia dilansir situs resmi Ducati.

Finis ketiga pada balapan utama GP Catalunya 2026 merupakan podium perdana bagi Bagnaia dan Ducati Lenovo Team pada musim ini. Tambahan 16 poin juga mengerek posisi Bagnaia di klasemen pembalap. Ia kini menduduki peringkat kedelapan lewat koleksi 63 poin.

Seri ketujuh MotoGP 2026 akan dihelat di Sirkuit Mugello, Italia, pada 29--31 Mei 2026. Seri balap tersebut merupakan balapan kandang untuk Bagnaia. Ia tentu mengincar hasil terbaik bukan hanya untuk penggemar yang memadati Sirkuit Mugello, tetapi juga guna memperbaiki posisinya di klasemen pembalap.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

EditorAtqo Sy